Damaskus, LiputanIslam.com – Pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya berhasil merebut kembali bandara militer Abu Duhur di provinsi Idlib setelah bertempur sengit melawan kelompok teroris Jabhat Al-Nusra dan kelompok-kelompok bersenjata lain yang terhubung dengannya, Sabtu (20/1/2018).

Laporan terbaru menyebutkan bahwa setelah menguasai bandara strategis itu tentara Suriah segera melakukan penyisiran ranjau dan bahan-bahan peledak aktif lain yang ditinggalkan oleh kawanan teroris.

Bandara seluas 8 kilometer persegi itu terletak di bagian timur provinsi Idlib dan tercatat sebagai bandara militer terbesar di wilayah utara Suriah. Jaraknya dari kota Aleppo dan Idlib sekira 50 kilometer, dari kawasan Khanasir 35 kilometer, dan dari Wadi Al-Daif 37 kilometer.

Dengan menguasai bandara ini, tentara Suriah dan sekutunya praktis menguasai jalur Aleppo – Damaskus dan Saraqib. Bandara ini menjadi pangkalan pergerakan militer menuju dua distrik Fou’a dan kafarya yang dikepung kawanan bersenjata di utara provinsi Idlib.

Jika sudah beroperasi lagi maka bandara itu akan kembali menjadi pangkalan udara yang sangat dekat dengan gelanggang operasi militer, dan menjamin pasokan senjata dan peralatan tempur bagi tentara Suriah dan sekutunya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*