tentara-suriah-di-aleppoAleppo, LiputanIslam.com –  Kawanan pemberontak dan teroris kehilangan total wilayah utara Aleppo timur, kota kedua terbesar di Suriah, menyusul cepatnya gerak maju tentara Suriah dan sekutunya. Dan sekira 10,000 penduduk Aleppo timur yang semula terjebak di wilayah yang menjadi ajang pertempuran  ini berhasil kabur ke tempat yang aman.

Direktur Observatorium Suriah untuk HAM Rami Abdulrahman mengatakan bahwa satu persatu kawasan permukiman di Aleppo timur jatuh ke tangan tentara Suriah sejak Sabtu pekan lalu manakala tentara Suriah menguasai kawasan Hanano, dan ini menjadi kekalahan terbesar kawanan bersenjata selama mereka menguasai Aleppo timur sejak 2012.

“Kelompok-kelompok oposisi kehilangan semua bagian utara permukiman timur setelah pasukan pemerintah menguasai kawasan permukiman Haidariyah, Sakhur, dan Sheikh Khidir, dan para petempur Kurdi menguasai kawasan permukiman Sheikh Faris,” ungkapnya.

Menurutnya, pertempuran tentara Suriah dengan kawanan bersenjata menjadi kesempatan bagi pasukan Kurdi untuk menguasai kawasan Bustan al-Basha dan Halak al-Tahtani Minggu lalu, dan kawasan Sheikh Faris Senin kemarin.

Pihak oposisi lantas menuding Kurdi berpihak pada pemerintah dalam perang yang sedang berkobar.

Pengamat Suriah dari Washington Institute for Near East Policy, Fabrice Balanche, menyebut keberhasilan pemerintah Suriah menguasai Aleppo “akan menjadi titik perubahan” dalam perang Suriah, karena akan membuatnya dapat menguasai lima kota besar lain, yaitu Damaskus, Homs, dan Hama di bagian tengah negara ini, Latakia di bagian barat, dan Aleppo sendiri di bagian utara.

10,000 Penduduk Kabur

Observatorium Suriah untuk HAM melaporkan bahwa sekira 10,000 warga sipil telah kabur dari beberapa kawasan yang diduduki oleh kawanan bersenjata di Aleppo timur.

Mereka mendatangi lokasi keberadaan tentara Suriah melalui jalur-jalur aman ke arah barat atau utara Aleppo yang dikuasai oleh tentara Suriah atau ke kawasan Sheikh Maqsud yang dikuasai milisi Kurdi.

Warga sipil mulai dapat melarikan diri dari Aleppo timur sejak Sabtu lalu setelah sekian lama ditahan dan diperlakukan sebagai tameng oleh kawanan bersenjata, termasuk supaya serangan tentara Suriah dan sekutunya ke Aleppo timur menjatuhkan korban sipil dan lalu mendapat kecaman internasional. (mm/raialyoum/sana/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL