militan-di-aleppo-suriahAleppo, LiputanIslam.com –   Pasukan pemerintah Suriah menemukan dan menghancurkan sebuah terowongan yang dipakai oleh kawanan teroris takfiri di barat daya kota Aleppo, Suriah.

Laman berita Lebanon al-Ahed, Rabu (28/9/2016), menyebutkan bahwa pasukan Suriah menghancurkan terowongan itu menyusul keberhasilannya membebaskan kawasan Farafra yang terletak di kota lama Aleppo dekat sebuah benteng terkenal di kota ini.

Dilaporkan bahwa beberapa teroris tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam peristiwa kontak senjata selanjutnya antara kawanan teroris dan pasukan Suriah.

Kota Aleppo sejak empat tahun silam terbagi menjadi dua bagian, satu adalah bagian barat yang dikuasai oleh pasukan pemerintah, dan yang lain adalah bagian timur yang dikuasai oleh teroris. Akibatnya, kota ini menjadi medan pertempuran garis depan.

Di tempat lain, pesawat tempur Suriah menggempur beberapa posisi dan pusat konsentrasi para militan serta rute pasokan mereka di beberapa daerah, termasuk desa Maardes dan Atshan di kawasan pedesaan sekitar kota Hama.

Tentara Suriah juga menghancurkan sejumlah drone yang membawa bahan peledak milik teroris di pedesaan barat daya kota Dara’a.

Militan Suriah Mendapat Pasokan Roket Istimewa

Di tengah eskalasi pertempuran di kota Aleppo, Suriah, militan Suriah mengaku pihaknya telah menerima senjata istimewa berupa roket Grad permukaan ke permukaan. Demikian dilaporkan Press TV.

Tarif al-Bayoush, seorang komandan militan, Rabu kemarin (28/9/2016) mengatakan kepada Reuters bahwa roket  jenis baru berdaya jangkau 22 km dan 40 km telah tersedia dengan “jumlah yang sangat baik” dan akan digunakan dalam pertempuran di Aleppo, Hama dan wilayah pesisir.

Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya militan Suriah mendapat roket jenis ini, tapi dia menyayangkan karena pihaknya tidak menerima roket anti pesawat yang mereka inginkan.

Dalam sebuah video yang diunggah  di YouTube Senin lalu terlihat  anggota kelompok Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) menembakkan roket Grad terhadap posisi pihak pemerintah di dekat Aleppo.

Press TV menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) sudah beberapa kali melakukan penerjunan senjata untuk militan, yang sebagian di antaranya jatuh ke tangan kelompok teroris ISIS.

Komandan FSA Tewas Terkena Bom

Rabu kemarin FSA mengumumkan melalui akunnya di media sosial bahwa Hussam al-Hajah alias Abu Zeid, salah satu komandan militer senior kelompok ini, tewas terkena serangan bom yang ditujukan terhadap kendaraan lapis bajanya di kota Daraa.

FSA juga mengatakan komandan lapangan militan Thabet al-Masalmah terluka parah dalam pemboman itu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL