Beirut, LiputanIslam.com –   Pasukan Arab Suriah yang didukung Rusia terlibat pertempuran sengit dengan kelompok teroris ISIS di desa terakhir yang dikuasai ISIS di kawasan Haud al-Yarmouk, provinsi Daraa, Suriah selatan, Selasa (31/7/2018).

“Pertempuran hebat yang terjadi bersamaan dengan serangan udara Suriah dan Rusia melanda kantung terakhir para petempur ISIS di Haud al-Yarmouk setelah kelompok teroris ini terusir dari semua desa dan daerah,” ungkap Rami Abdulrahman, Direktur Ekskutif Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR).

Senada dengan ini, saluran TV pemerintah Suriah dalam berita segeranya melaporkan, “Desa al-Qusair adalah tempat terakhir keberadaan ISIS di Haud al-Yarmouk. Tentara Suriah terlibat kontak senjata sengit di sarang terakhir ISIS di desa ini.”

Tentara Suriah sejak dua minggu lalu melancarkan serangan militer secara masif ke kawasan Haud al-Yarmouk hingga kemudian mencapai kemajuan signifikan dan menekan kawanan bersenjata.

Abdulrahman menjelaskan bahwa pertempuran sengit kemarin berkobar setelah tentara Suriah dan ISIS gagal berunding mengenai evakuasi 100 anggota ISIS dan keluarganya ke kawasan Badiah Suriah. Sebagai imbalannya, ISIS harus melepaskan 30 perempuan dan anak kecil yang mereka culik dari provinsi Suwaida dan sekitarnya.

Laporan lain menyebutan bahwa tentara Suriah berhasil mengembangkan kekuasaannya secara penuh atas kawasan Haud al-Yarmouk setelah memperkuat kendalinya atas desa al-Qusair. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*