Damaskus, LiputanIslam.com –  Sejumlah media yang dekat dengan kalangan teroris, Selasa (30/5/2017), menyatakan bahwa kelompok-kelompok teroris takfiri resah dan ketakutan terhadap pengerahan perlengkapan perang baru tentara Suriah ke kota Daraa.

Media itu menilai tindakan Pasukan Arab Suriah (SAA) itu baru kali ini terjadi. SAA mengirim pasukan dalam jumlah besar disertai berbagai jenis peralatan tempur dan kendaraan-kendaraan lapis baja pengangkut personil.  Kawanan teroris menduga pengerahan pasukan dan senjata itu bisa jadi dilakukan untuk merebut kembali distrik al-Manshiya atau bahkan lebih dari itu.

Kawanan teroris yang berafiliasi dengan kelompok Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) sejak beberapa bulan lalu melancarkan operasi militer bersandi “Mati Ya, Hina Tidak” untuk menguasai distrik al-Manshiya di kota Daraa.

SAA dapat menahan serangan FSA hingga distrik ini tidak jatuh sepenuhnya ke tangan FSA. Sejauh ini sudah tiga bulan FSA berusaha mati-matian untuk menguasai penuh distrik ini tapi gagal.

Para teroris takfiri bercokol di kawasan Daraa, al-Balad dan desa-desa di sekitar Daraa. Mereka memenuhi kebutuhan senjatanya dari wilayah perbatasan Yordania yang hanya berjarak 13 kilometer dari kota Daraa. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL