Damaskus, LiputanIslam.com –  Tentara Suriah dan kelompok-kelompok pasukan sekutunya pada tahap pertama operasi militernya untuk mencapai perbatasan negara ini dengan Irak telah bergerak maju menempuh jarak 45 kilometer.

Sumber-sumber di lapangan, Selasa (9/5/2017), menyatakan bahwa tentara Suriah dan kelompok-kelompok pasukan muqawamah (resistensi) pada tahap awal operasi itu telah membebaskan kawasan al-Sabaa Bayar, 120 km timur laut Damaskus, dan dua bukit Rajm al-Hamadah dan Rajm Abu Qabr di provinsi Damaskus.

Dalam pergerakan maju itu setelah terlibat kontak senjata dengan beberapa kelompok teroris, termasuk Jasih Aswad al-Sharqiya yang berafiliasi dengan Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) telah bergerak maju di kawasan-kawasan gurun timur dan mencapai di daerah pintu perbatasan al-Tanf Suriah dengan Yordania dan Irak.

Tujuan tentara Suriah menjangkau kawasan perbatasan negara ini dengan Irak untuk menjamin keamanan perbatasan dan menutup jalur intervensi militer asing dari arah Yordania menuju kawasan Deir al-Zor, Suriah, dan kawasan-kawasan lain yang lebih utara.

Sebelumnya dilaporkan bahwa  jet-jet tempur Suriah telah membalas serangan kelompok-kelompok teroris yang disebut “Eager Lion” dan Brigade Syuhada al-Qaryatain di wilayah perbatasan Yordania.

Para aktivis menyebutkan telah terjadi kontak senjata sengit tentara Suriah dengan kelompok-kelompok itu di kawasan Badia yang mencakup wilayah perbatasan adimistrasi bagian tenggara provinsi Homs dan bagian timur Qalamoun Timur, provinsi Damaskus, menyusul serangan kawanan bersenjata untuk dapat maju di kawasan yang terletak di jalur yang terhubung dengan pintu perbatasan al-Tanf antara Suriah dan Irak. (mm/irna/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL