Syrian rebels march during a demonstration in IdlibDamaskus, LiputanIslam.com – Tentara Suriah terus memperlihatkan kemenangannya dalam operasi penumpasan pemberontak dan gerilyawan ekstrimis bersenjata. Dalam perkembangan terbaru, mereka berhasil membebaskan hampir 48 tentara dan warga sipil dari tangan milisi Front al-Nusra yang berafiliasi dengan al-Qaidah di wilayah timur laut propinsi Raqqah.

Sebagian tawanan itu telah disekap selama lebih dari satu tahun.  Mereka berhasil dibebaskan dalam sebuah operasi yang dilancarkan tentara Suriah yang dibantu milisi pro-pemerintah pada Selasa (02/04). Raqqah berhasul dibebaskan setelah sebelumnya dikuasai oleh militan dukungan asing selama lebih dari satu tahun.

“Saya bergembira bisa keluar, apalagi pembebasan saya ini terjadi tanpa melalui proses pertukaran apapun, dan saya telah dibebaskan oleh teman-teman tentara dan penduduk Raqqah yang telah berdiri di sisi tentara kami,” ujar seorang tentara di atas truk dengan wajah berseri-seri pada tayangan PressTV.

Presiden Suriah Bashar Assad Rabu lalu menegaskan rakyat Suriah tidak memiliki pilihan lain kecuali meraih kemenangan atas kaum militan dukungan asing dan para ekstrimis yang bercokol di negara ini.

Suriah dilanda perang yang dikobarkan oleh pemberontak sejak Maret 2011. Pengawas Hak Asasi manusia Suriah belum lama ini merilis data yang menyebutkan jumlah korban tewas di Suriah mencapai 150, 344 orang , 51,212 di antaranya adalah warga sipil, termasuk 7,985 anak kecil. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*