Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) telah membebaskan kawasan seluas sekira 2000 kilometer persegi di bagian timur laut provinsi Homs dari pendudukan gerombolan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Selain  itu mereka juga membebaskan kawasan baru di wilayah perbatasan Suriah-Yordania.

Sumber-sumber lapangan di Suriah, Sabtu malam (26/8/2017), melaporkan bahwa SAA dan sekutunya menguasai banyak kawasan di barat kota al-Sukhnah hingga kawasan al-Shair di bagian timur laut provinsi Homs.

Hari itu SAA dan sekutu terus berjuang menumpas ISIS di timur laut provinsi Homs dan telah membebaskan beberapa kawasan dengan total luas sekira 2000 km persegi, yaitu; Harith, Raudhat al- Hamidah, Gunung al-Labidah, Wadi Qatdat, Gunung Thaniyah al-Safrah, Gunung Hawiyah al-Ras, Khirbah al-Samuriyah, dan Gunung al-Satih. SAA kini sibuk membersihkan ranjau-ranjau dan bahan-bahan peledak aktif yang di pasang ISIS di sana.

Kamis lalu SAA dan sekutunya juga merebut kembali kawasan Gunung al-Dahik, Khirbah al-Tala, dan Wadi Abu Qillah serta menyempurnakan lingkaran kedua kepungan mereka terhadap ISIS di kawasan timur laut provinsi Homs.

Pada 18 Agustus lalu SAA dan sekutunya mulai mengepung kawasan luas yang diduduki ISIS di bagian timur provinsi Homs dan Hama. Pada hari itu SAA yang bergerak dari dua arah bertemu satu sama lain di provinsi Homs dan Hama sehingga menghasilkan lingkaran pertama kepungan terhadap ISIS setelah SAA menguasai kota al-Sukhnah pada tanggal 15 Agustus.

Laporan lain menyebutkian bahwa SAA dan sekutunya dalam sebuah operasi militer yang menewaskan sejumlah teroris juga membebaskan beberapa kawasan lain yaitu, Ghadir Mahmud dan Wadi Mahmud di wilayah perbatasan provinsi Damaskus dengan Yordania dari tangan kelompok bersenjata yang aktif di bagian selatan Suriah.

Di kawasan Wadi Mahmud terdapat pintu perbatasan yang sebelumnya telah digunakan untuk suplai senjata dan amunisi kepada kelompok-kelompok teroris yang bercokol di provinsi Damaskus dan kawasan Badiah Suriah.

Kawasan yang berhasil dibebaskan itu sebagian besar dikuasai oleh “pasukan adat” yang bernaung di bawah kelompok teroris Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) yang didukung oleh Yordania. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL