Damaskus, LiputanIslam.com –  Tentara Suriah berhasil membebaskan  al-Qaboun, sebuah kawasan permukiman yang berjarak 6 km dari pusat kota Damaskus, Sabtu pekan lalu. Menyusul peristiwa ini, Minggu kemarin (14/5/2017), sekira 1000 kawanan bersenjata bersama keluarga mereka mulai angkat kaki dan keluar dari kawasan tersebut.

Sesuai kesepakatan dengan pemerintah Damaskus, mereka diboyong dengan konvoi bus menuju Idlib, provinsi yang masih dikuasai kawanan pemberontak dan teroris. Mereka menyerah dan terpaksa menyetujui tuntutan pemerintah agar kawasan itu bersih dari kawanan pemberontak yang menolak menjalin rekonsiliasi.

Al-Qaboun dalam beberapa pekan terakhir diwarnai pertempuran pasukan pemerintah melawan kawanan bersenjata yang sudah empat tahun menjadikan kawasan ini sebagai pangkalan untuk melancarkan aksi-aksi teror ke berbagai kawasan lain di sekitar Damaskus.

Dalam pertempuran Jumat pagi lalu kontak senjata terkonsentrasi di gerbang kawasan al-Hafiriyeh di al-Qaboun. Sabtu pagi kemudian, tentara Suriah menyingkap adanya terowongan panjang yang menghubungkan al-Qaboun dengan Ghoutha Timur. Setelah itu tentara Suriah berhasil mengepung secara total kawasan tersebut hingga para pemberontak itu menyerah, meletakkan senjata dan bersedia direlokasi ke Idlib.

Tentara Suriah memulai operasi pembebasan al-Qaboun pada 1 April 2017. Operasi ini dilakukan setelah serangan kelompok teroris Jabhat al-Nusra kawasan timur Damaskus terhenti.

Sejumlah distrik di timur Damaskus dan kawasan Ghouta Timur, provinsi Damaskus, masih menjadi tempat bercokolnya para teroris takfiri, dan dari situ mereka kerap melancarkan serangan mortir ke kawasan permukiman Damakus dan daerah sekitarnya. (mm/alahed)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL