Beirut, LiputanIslam.com –  Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyatakan tentara Suriah, Pasukan Arab Suriah (SAA), berhasil memasuki kota kuno Palmyra (Tadmur) yang diduduki oleh kawanan teroris ISIS.

Direktur eksekutif lembaga yang berbasis di London ini, Rami Abdulrahman, mengatakan kepada AFP bahwa SAA memasuki dan menguasai salah satu kawasan kota Palmyra. Belum ada keterangan lebih jauh kecuali bahwa pertempuran di sana masih berlanjut.

Sebelumnya, pasukan pemerintah Suriah dilaporkan berhasil membebaskan Benteng Palmyra dari pendudukan kelompok teroris ISIS, Rabu (1/3/2017).

Pasukan Arab Suriah (SAA) dan sekutunya telah membebaskan benteng yang terletak di pinggiran kota kuno Palmyra itu beberapa jam  setelah menguasai penuh kawasan Segi Tiga Palmyra di barat daya kota Palmyra dalam operasi pembebasan yang dimulai sejak lebih dari satu bulan lalu.

Disebutkan bahwa barisan pasukan teroris ISIS berantakan mendapat tekanan intensif dari SAA dan sekutunya yang terus bergerak maju menuju pusat kota.

Dengan menguasai kawasan Segi Tiga Palmyra, SAA berada di posisi yang berjarak hanya 3 km dari kota Palmyra setelah mereka berhasil menumpas kawanan bersenjata terakhir ISIS di sana.  SAA dan sekutunya mengejar kawanan ISIS yang kabur ke daerah sekitar.

Kepala bidang media biro politik Suriah, Brigjen Samir Suleiman, saat itu menyatakan optimismenya bahwa dalam beberapa jam ke depan SAA akan dapat menguasai kota Palmyra secara penuh.

ISIS menduduki Palmyra pada 2015 dan telah menghancurkan banyak peninggalan sejarah berharga di sana. Pada Maret 2016 mereka terusir dari sana oleh SAA, tapi pada Desember kemudian mereka berhasil menduduki lagi kota yang tercatat dalam daftar peninggalan sejarah dunia Unesco ini. (mm/almayadeen)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL