raqqah suriahDamaskus, LiputanIslam.com –  Kemenangan demi kemenangan yang dicapai pasukan pemerintah Suriah di bagian utara negara ini membuat semangat perjuangan pasukan negara pimpinan Presiden Bashar al-Assad ini semakin berkobar dalam perang melawan kelompok-kelompok teroris.

Sumber militer Suriah Sabtu (13/2) mengatakan pihaknya berniat untuk bergerak maju ke markas ke kota Raqqah, Suriah, yang menjadi markas besar kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dan niat itu menguat setelah pasukan Suriah berhasil menguasai banyak posisi di sekitar provinsi Raqqah.

“Operasi militer terus berlanjut sejak beberapa hari lalu. Dalam dua hari terakhir pasukan pemerintah berhasil merebut kembali sejumlah besar posisi dari tangan ISIS di kawasan perbatasan antara Hama dan Raqqah,” ungkap sumber itu, seperti dilansir Reuters.

Dengan bergerak maju menuju Raqqah maka pasukan Suriah akan menjejakkan kakinya lagi di kawasan yang di mana mereka terusir oleh ISIS pada 2014. Selain ini, hal tersebut juga menjadi kendala besar bagi rencana Arab Saudi dan Turki untuk mengirim pasukan darat yang disebut-sebut demi memerangi ISIS tapi pada kenyataannya justru bertujuan memerangi pemerintah Suriah dan menguatkan lagi kelompok-kelompok teroris dan pemberontak Suriah yang sejak awal memang didukung mati-matian oleh Riyadh dan Ankara.

Sumber itu mengatakan bahwa keberhasilan pasukan Suriah merebut kembali beberapa posisi dari tangan ISIS di kawasan antara Hama dan Raqqah merupakan indikasi akan adanya langkah-langkah menuju Raqqah, atau pada intinya ialah bahwa akses menuju ke sana sudah terbuka.

Dia juga menjelaskan bahwa pasukan pemerintah Suriah kini sudah berada di lokasi yang berjarak 35 km dari al-Tabaqa yang merupakan kawasan perbatasan administratif antara Hama dan Raqqah, dan di sana terdapat Waduk Furat yang terkenal dan sebuah pangkalan udara yang dikuasai ISIS sejak 2014. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL