Iraqi-Prime-Minister-Nuri-001Baghdad, LiputanIslam.com – Pertempuran pasukan Irak dengan gerilyawan Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIL) hari ini Kamis (12/6/2014) memasuki hari ke lima. Dalam pertempuran selama Rabu kemarin dilaporkan bahwa tentara Irak berhasil merebut kembali sejumlah kota dan kawasan, termasuk Tikrit, dari cengkraman ISIL. Namun demikian, tersiar pula kabar yang belum dikonfirmasi oleh pejabat Irak bahwa ISIL bergerak mendekati kota Samarra dan terjadi pertempuran di sekitar gerbang kota ini.

Perkembangan terpenting lain yang terjadi kemarin ialah pendudukan Konsulat Turki di Mosul dan penyanderaan 48 diplomat dan staf yang ada di dalamnya oleh ISIL. Hal ini mendorong Turki meminta Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) supaya menggelar sidang darurat.

Al-Masdar bahkan melaporkan pernyataan sebuah sumber keamanan Irak bahwa 4,000 personil pasukan Amerika Serikat (AS) dari Turki telah masuk ke Irak untuk membantu pasukan Irak menumpas ISIL. Disebutkan bahwa ribuan pasukan AS itu sudah berada di Baghdad.
Perdana Menteri (PM) Irak Nouri al-Maliki menegaskan bahwa para komandan aparat keamanan yang melakukan desersi harus dikenai sanksi.

“Kami akan menindak lanjuti masalah konspirasi di kota Mosul, tapi setelah kami menyudahi keberadaan para penjahat (ISIL) itu dengan kekuatan senjata dan kehendak putera-puteri provinsi Ninawa dan Irak,” ujar Maliki dalam pernyataannya mingguannya Rabu (11/6/2014), seperti dilansir al-Sumaria.

“Kalaupun di sana memang terjadi konspirasi, tidak seharusnya pimpinan bertindak demikian dan menarik diri (dari pertempuran),” lanjut Maliki sembari menegaskan keharusan mengejar pimpinan yang sengaja keluar dari Mosul, melakukan desersi, dan meletakkan senjata berdasar anjuran dari pihak tertentu. Maliki mengapresiasi aparat keamanan yang tetap teguh melakukan perlawanan.

Irak dilanda krisis keamanan yang menyebabkan PM Maliki mengumumkan status siaga pada Selasa lalu (10/6) setelah gerilyawan ISIL menguasai penuh provinsi Ninaveh kemudian bergerak maju dan menguasai sebagian wilayah provinsi Salah al-Din.

Peristiwa itu juga membuat parlemen Irak menjadwalkan sidang darurat hari ini, Kamis (12/6), untuk membahas pengumuman status darurat yang diminta oleh presiden dan perdana menteri.

Selain itu, Komando Operasi Baghdad mengumumkan pemberlakuan jam malam di Baghdad dan wilayah sekitarnya mulai Rabu pukul 22.00 hingga Kamis pukul 05.00 waktu setempat.

Sementara itu, beberapa jet tempur Irak dilaporkan telah menghancurkan iring-iringan kendaraan ISIL di sekitar kota Samarra dan kawasan Ishaqi.

Mengenai pertempuran di Tikrit, komandan pasukan Irak di provinsi Salah al-Din, Jenderal Ali al-Furaiji, menyatakan sebanyak 19 teroris ISIL tewas dan lima unit kendaraan mereka hancur.

Laporan lain menyebutkan enam tentara Irak dan Pasukan Kurdi Irak Peshmarga tewas dalam pertempuran melawan ISIL di barat daya Kirkuk. (mm/alsumaria/fna/almasdar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL