iraq-armyBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan Irak mulai melancarkan operasi militer secara masif untuk membebaskan kota Falullah dari pendudukan milisi Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIL) Jumat (9/5/2014), menyebabkan puluhan militan anggota kelompok ekstrim ini tewas.

Jaringan berita televisi al-Alam melaporkan, tentara Irak dari berbagai satu militer bergerak maju dari sisi utara, selatan dan timur Fallujah sambil menggempur posisi-posisi gerilyawan ISIL dengan senjata artileri yang didukung serangan udara.

Anggota Koalisi Otoritas Hukum Irak, Adnan al-Saraj, menyatakan bahwa angkatan bersenjata Irak kini berada dalam kondisi yang lebih tangguh untuk membebaskan kota dan penduduknya dari cengkraman kelompok teroris. Di samping itu, lanjut al-Saraj, operasi militer Irak dalam proses pembebasan kota itu juga didukung oleh gerakan-gerakan rakyat dan suku-suku setempat. Dia juga optimis operasi itu tidak akan mencelakakan penduduk dan menimbulkan banyak kerusakan pada infrastruktur kota Fallujah.

Pihak komando operasi militer al-Anbar mengkonfirmasikan bahwa operasi besar-besaran di Fallujah membawa misi pembebasan kota ini dari elemen-elemen teroris. Disebutkan bahwa sejauh ini operasi itu telah menyebabkan puluhan militan bersenjata ISIL tewas. Pasukan Irak berhasil menguasai wilayah Saqlawiyah, Amiriah dan Karmah setelah sejumlah besar militan kabur dan meninggalkan kawasan tersebut.

Pengamat politik Irak Jasem al-Musawi menyatakan bahwa sekarang sudah tergalang kehendak dan tekad untuk membebaskan Fallujah. Menurutnya, langkah yang diambil sekarang merupakan tindakan yang tepat.

“Seandainya ini kita lakukan sebelumnya niscaya orang-orang akan menyebutnya demi kesuksesan pemilu, dan sekarang setelah pemilu usai maka asumsinya ialah bahwa ketika kehendak rakyat sudah menang maka sudah seharusnya tentara Irak melakukan pembasmian dan membersihkan Fallujah dari kotoran organisasi teroris ini,” ujar al-Musawi.

Bersamaan dengan operasi pembebasan Falullah, tentara Irak juga menggalang kekuatan di wilayah utara provinsi Babel dengan mengerahkan 1,200 personil yang didukung berbagai jenis persenjataan, tank dan batalyon artileri untuk membasmi bahaya kelompok-kelompok bersenjata di wilayah tersebut. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL