Kairo, LiputanIslam.com –  Tentara Mesir terus menggelar operasi pemburuan dan penumpasan para teroris takfiri di Semenanjung Sinai, dan Jumat kemarin (14/4/2017) mereka berhasil menghabisi sejumlah teroris “sangat berbahaya” di kawasan yang menjadi basis para teroris di Negeri Piramida ini.

Saat melaporkan hal tersebut tentara Mesir dalam sebuah statemennya menyatakan pihaknya telah menghancurkan sembilan tempat persembunyian militan takfiri, satu unit kendaraan militer, dan sejumlah motor serta menyita dua kendaraan.

“Dalam operasi ini sebuah tempat persembunyian para ekstrimis juga terungkap dan dihancurkan, dan di dalamnya terdapat tempat penyimpanan sejumlah ranjau, artileri, dan bahan-bahan untuk merakit bom,” lanjut statemen tersebut.

Bagian utara Semenanjung Sinai sudah sekian tahun menjadi basis pergerakan para ekstrimis Wahabi yang berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS.  Selain menyerang tentara dan polisi, mereka juga tak segan-segan menyerang warga sipil, terutama warga Kristen Koptik.

Media Mesir menyebutkan kelompok teroris paling berbahaya di Mesir adalah kelompok Ansar Bait al-Maqdis yang belakangan menyatakan baiat kepada “kekhalifahan” pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.  Setelah menyatakan baiat itu mereka berarti nama menjadi Wilayat Sinai yang berarti bagian dari negara “kekhalifahan” ISIS untuk wilayah Sinai.

Ansar Bait al-Maqdis sudah lama terbentuk dan bergerak di Mesir, namun aksi mereka merajalela hingga menjatuhkan banyak korban sipil maupun militer sejak peristiwa kudeta Presiden Mohamed Morsi oleh militer Mesir pada Juli 2013. (mm/skynews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL