Lebanon, France finalize $3 billion arms dealBeirut, LiputanIslam.com – Tentara Lebanon menyatakan pihaknya berhasil meringkus gembong teroris buronan yang diduga terlibat dalam beberapa aksi teror di negara ini.

Dalam statemennya yang dirilis Kamis (17/4), tentara Suriah menyatakan satuan intelijennya telah menangkap pria bernama Bilal Kayed Kayed yang diduga sebagai gembong teroris yang telah menginstruksikan beberapa serangan teror.

TV al-Manar melaporkan bahwa Kayed ditangkap dalam sebuah operasi penggerebekan di kawasan Bekaa, Arsal, Rabu (16/4/2014). Sementara televisi Al-Jadeed menyebutkan bahwa Kayed berhasil ditangkap menyusul adanya pengakuan dari tahanan bernama Naim Abbas yang merupakan petinggi Brigade Abdullah Azzam yang berafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaida.

Kayed diduga sebagai otak serangan terhadap tentara Spanyol yang bergabung dalam Pasukan Interim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2007, yang menewaskan enam personil pasukan penjaga perdamaian.

Pria asal Palestina itu juga diduga sebagai anggota Brigade Abdullah Azzam yang mengaku bertanggungjawab atas beberapa serangan mematikan di Lebanon, termasuk peledakan dua bom di dekat gedung Konsuler Kebudayaan Iran di bagian selatan Beirut yang menewaskan lima orang dan menciderai beberapa orang lainnya pada Februari lalu.

Kelompok radikal itu juga menyatakan bertanggungjawab atas ledakan bom dahsyat yang menewaskan sekitar 25 orang, enam di antaranya berkewarganegaraan Iran, serta melukai sekitar 150 orang lainnya di dekat gedung Kedutaan Besar Iran di Beirut pada November 2013.

Pemimpin kelompok ini, Majid al-Majid asal Arab Saudi telah ditangkap aparat Lebanon pada Januari lalu, tapi beberapa kemudian dia meninggal dalam penjara akibat sakit. Majid adalah juga merupakan gembong teroris yang dicari oleh Amerika Serikat dan beberapa negara lain. (mm/presstv/naharnet)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*