bentrok palestina-israelGazaCity, LiputanIslam.com – Tentara Rezim Zionis Israel telah menembak dua warga Palestina di bagian utara Jalur Gaza. Mengutip keterangan juru bicara Layanan Darurat Dinas Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudrah, kantor berita Palestina, Maan, melaporkan bahwa dua pemuda Palestina cidera ditembak tentara Israel di bagian kaki di kawasan timur kota Jabalia pada Jumat malam (5/12).

Pihak militer Israel mengklaim bahwa sekitar 70 orang Palestina Jumat kemarin mencoba mendekati pagar keamanan di perbatasan Israel-Gaza sehingga diusir dan dibubarkan oleh tentara Israel dengan tembakan gas air mata dan peluru karet, dan dua pemuda Palestina tersebut tertembak pada jarak sekitar 100 meter dari pagar keamanan.

23 November lalu tentara Israel menembak mati warga Palestina bernama Fadil Mohammad Halawah, 32 tahun, di kawasan yang sama. Pria ini ditembak ketika sedang mencari burung di lokasi penembakan di dekat perbatasan. Serangan ini menjadi kasus pertama penembak matian warga Palestina oleh tentara Israel sejak terjalin perjanjian gencatan senjata yang menyudahi invasi militer Israel ke Jalur Gaza.

Laporan lain dari kantor berita Palestina Wafa dari Ramallah menyebutkan bahwa 11 warga Palestina menderita luka-luka terkena serangan pasukan Zionis di beberapa kawasan Ramallah dan al-Bireh, Tepi Barat, pada hari yang sama.

Di desa Aqraba di pinggiran kota Nablus, Tepi Barat, kawanan pemukim Zionis mengamuk dengan memusnahkan lebih dari 50 pohon Zaitun dan merusak pohon-pohon lain milik seorang petani Palestina bernama Said Bani Jami’.

Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam kurun waktu Januari hingga pertengahan Oktober 2014 sebanyak lebih dari 7,500 pohon Zaitun milik petani Palestina dibakar, ditebang dan dirusak para pendatang atau imigran Zionis.

Berbagai indikasi menunjukkan bahwa aksi vandalisme di berbagai kawasan di Tepi Barat dilakukan oleh para pendatang Zionis secara sistematis dan terorganisir, namun dibiarkan oleh pemerintah Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL