Israel-al-AqsaAl-Quds, LiputanIslam.com –Israel kembali menodai kehormatan tanah suci umat Islam di Palestina dengan menyerbu Komplek Masjid al-Qasha, Baitul Maqdis, Minggu (12/4/2014). Dalam aksi itu mereka menyerang warga Palestina dengan tembakan peluru karet dan granat setrum hingga melukai enam orang di antaranya.

Sebagaimana dikutip kantor berita Palestina, Ma’an, Kepala Masjid al-Aqsha Syekh Omar al-Kiswani mengatakan, lebih dari 50 personil “pasukan khusus” Israel menyerbu komplek melalui Gerbang Maroccan dan Gerbang Chain kemudian menyerang jemaah dengan tembakan peluru karet dan granat setrum serta mengunci Gerbang Chain dengan rante.

Sehari sebelumnya, otoritas Israel mengaku telah menangkap sedikitnya 49 warga Palestina menjelang peringatan Hari Raya Paskah Yahudi. Pernyataan pihak kepolisian Israel yang dikutip Ma’an menyebutkan bahwa penangkapan itu dilakukan sepanjang pekan lalu di kota-kota Ashdod, Kiryat Gat, Ashkelon dan Sderot.

Otoritas Israel mengklaim bahwa puluhan orang Palestina itu diringkus karena berada di Israel tanpa mengantongi izin kerja. Klaim itu dibantah oleh kelompok peduli hak asasi manusia (HAM) dengan menuding Israel juga memaksakan pembatasan ekstra ketat terhadap para pekerja Palestina yang memiliki izin.

Hampir 100,000 warga Palestina bekerja di Israel karena upah yang mereka terima lebih tinggi daripada upah di wilayah Palestina. Lembaga HAM Israel B’Tselem menyatakan sebanyak 1,415 orang Palestina dijebloskan ke dalam penjara karena bekerja tanpa izin pada akhir Januari 2014. (mm/almanar/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL