tentara irak2Baghdad, LiputanIslam.com – Tentara Irak kembali mencetak kemenangan dalam pertempuran melawan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Letjen Abdulwahab al-Saidi, komandan Operasi Salahudin Kamis (30/10) mengumumkan ratusan anggota ISIS tewas di kota Baiji yang terletak di utara kota Tikrit, provinsi Salahudin. Bersamaan dengan ini, sebanyak 60-an anggota ISIS yang bersembunyi dan menyamar dengan cara mencukur cambang masing-masing di kawasan Jurf al-Sakhar berhasil diringkus oleh pasukan Irak.

“Tentara Irak yang didukung pasukan relawan berhasil menumpas 300 pasukan teroris ISIS di kota Baiji. Sekarang pasukan darat Irak terus bergerak untuk pembebasan kota ini dengan dukungan pasukan udara,” ungkap al-Saidi, sebagaimana dikutip kantor berita Irak, INA.

Menurutnya, tentara dan relawan Irak sejak 10 hari lalu sampai sekarang terus berjuang untuk pembebasan kota yang memiliki kilang minyak besar dan cukup vital bagi perekonomian Irak tersebut.

Konsumsi minyak dalam negeri Irak diperkirakan sekitar 600,000 hingga 700,000 barel perhari, sedangkan kilang minyak Baiji sebelum ditutup akibat gejolak teror ISIS mampu memroduksi sekitar 175,000 barel perhari.

Kota Baiji dikuasai pasukan ISIS sejak beberapa bulan lalu, menyusul pendudukan mereka atas kota Mosul di Irak utara. Meski demikian mereka selalu gagal menguasai kilang tersebut walaupun sudah mengepungnya sekian lama dan berusaha menyerangnya berulangkali.

Kamis kemarin tentara dan relawan Irak berhasil membebaskan dua kawasan strategis al-Hajjaj dan Abu Taamah di Baiji. Dengan pembebasan dua kawasan ini tentara Irak semakin berhasil memecah kepungan ISIS terhadap kilang minyak tersebut.

Dalam peristiwa lain, sekira 60-an teroris ISIS yang semula bersembunyi di tengah penduduk di kawasan Jurf al-Sakhar yang sudah terkepung dan dikuasai pasukan Irak berhasil diringkus.

Menurut laporan lembaga pemberitaan Knoozmedia, seorang petinggi militer Komando Operasi Babil menyatakan bahwa puluhan teroris bersembunyi di sebuah area yang dihuni oleh sekitar 400 penduduk. Para teroris itu berhasil dicokok dan ditemukan dalam keadaan cambang mereka semua sudah tercukur agar dapat menyamar dan tidak mudah diketahui sebagai anggota ISIS.

Menurut petinggi militer yang tak disebutkan namanya itu, sebagian besar anggota ISIS yang tak sempat kabur dan berhasil diringkus pasukan Irak tersebut adalah warga negara Arab asing.
Kota Jurf al-Sakhar dan kawasan al-Ruwai’iyah berhasil dibebaskan oleh tentara dan relawan Irak pada Jumat lalu (24/10) melalui operasi yang menewaskan sedikitnya puluhan teroris ISIS. Sebagian besar mereka yang selamat berhasil kabur, namun ternyata masih ada yang tersisa dan bersembunyi di lokasi hingga kemudian terjadi penangkapan terhadap mereka berkat informasi dari penduduk setempat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL