senjata buatan turkiArbil, LiputanIslam.com – Tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menemukan dan mengungkap sebuah gudang milik kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berisikan senjata buatan Turki di Arbil, Kurdistan Irak. Bersamaan dengan ini, dilaporkan pula bahwa pejabat ISIS bidang pertaubatan tewas akibat serangan udara di utara kota Tikrit.

Lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria Jumat (12/9) menyebutkan bahwa temuan itu terjadi setelah ISIS terlibat kontak senjata dengan pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga. Di dalam gudang itu ditemukan perlengkapan militer yang padanya tertera nama perusahaan industri kimia dan mekanik Turki “MKE”.

Koran Taraf terbitan Turki juga memberitakan bahwa tentara AS terkejut melihat adanya gudang senjata teroris buatan Turki. Menurut koran ini, beberapa pejabat Turki berusaha meyakinkan pihak AS bahwa senjata-senjata itu kemungkinan hasil curian atau merupakan hasil rampasan ISIS di berbagai kawasan Suriah yang berada di bawah kontrol mereka.

Bulan lalu juga terjadi kasus pengungkapan dan penyitaan muatan senjata dari Turki ke arah Suriah bagian utara, tapi tidak jelas apakah muatan itu dikirim untuk ISIS atau untuk kelompok-kelompok pemberontak Suriah yang disebut sebagai kubu moderat.

Koran milik kelompok liberal dan oposisi Turki tersebut juga melaporkan bahwa delapan petinggi ISIS yang menderita luka-luka telah dilarikan ke wilayah selatan Turki untuk mendapat perawatan di sebuah rumah sakit swasta.

Menurut Taraf, salah satu petinggi ISIS yang merupakan tangan kanan pemimpin tertinggi ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, telah mendapat perawatan di kota Sanliurfa, Turki. Mengenai siapa nama orang dekat al-Baghdadi itu, Taraf hanya menyebutkan nama “Ahmad al-…” tanpa menyebutkan nama marga ataupun julukannya.

Pelarian korban cidera pasukan ISIS ke Turki sebenarnya sudah menjadi perkara biasa di Turki. TV pemerintah dan kantor berita resmi negara ini, Anatolia, juga sudah berulangkali memberitakan perawatan korban luka ISIS di Turki.

Beberapa hari lalu Anatolia, misalnya, melaporkan bahwa militan yang menderita luka dari kawasan Deir al-Zor dan Raqqah, Suriah, telah dilarikan ke wilayah Turki.

Sebagaimana dilaporkan Taraf, pemerintah Turki gigih mendukung kelompok-kelompok oposisi Suriah dengan harapan pemerintahan Bashar al-Assad dapat segera terguling, tetapi kini Ankara tertekan setelah melihat ternyata Bashar al-Assad kembali menguat.

Sementara itu, petinggi ISIS urusan pertaubatan tewas terkena serangan udara Irak di kawasan al-Qalaah, desa Syarqat, di utara kota Tikrit. Menurut laporan IRNA, petinggi ISIS bernama Abu al-Harith itu tewas Jumat dini hari (12/9) bersama dua orang pendampingnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL