Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi menyatakan bahwa dari hasil temuan banyak senjata dan peralatan perang kelompok teroris ISIS dalam operasi pasukan Irak untuk pembebasan Mosul, Irak utara, terbukti bahwa Turki dan Arab Saudi memang memberikan bantuan kepada kelompok teroris takfiri berfaham Wahabi ini.

“Pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi telah menemukan banyak senjata dan peralatan perang ISIS di desa Ain al-Jahash yang dari segi volume dan kelasnya menunjukkan dukungan Turki dan Arab Saudi kepada ISIS di Mosul,” ungkap Jawad al-Talibawi, salah satu komandan al-Hashd al-Shaabi, Sabtu (12/11/2016).

Dia menjelaskan bahwa senjata dan peralatan militer itu dapat dibeli dan diadakan secara perseorangan, dan bukan tergolong jenis yang lazim dipakai oleh militer Irak.

Militer Irak dalam beberapa hari terakhir telah menemukan salah satu gudang senjata terbesar ISIS di sebuah kawasan di bagian barat daya provinsi Nineveh, Irak utara.

Sementara itu, PBB dalam sebuah statemennya Jumat lalu (11/11/2016) menyebutkan bahwa ISIS mengerahkan anak-anak kecil di bawah usia 10 tahun sebagai pelaku serangan bom bunuh diri, dan menggunakan kaum perempuan sebagai perisai dalam menghadapi pasukan Irak.

Statemen itu menyatakan bahwa ISIS mengaktifkan anak-anak itu di jalanan kota Mosul agar sewaktu-waktu bisa melancarkan aksi bom bunuh diri terhadap pasukan Irak. Selain  itu, ISIS juga menculik kaum perempuan Mosul  untuk dijadikan perisai. (mm/almasalah/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL