PALESTINIAN-ISRAELI-CONFLICT-GAZA-STADIUMGazaCity, LiputanIslam.com – Tim evakuasi dari dinas kesehatan Palestina kembali menemukan jenazah korban serangan Israel terhadap Jalur Gaza di kawasan Khuzaah di timur kota Khan Younis, Selasa (12/8), demikian dilaporkan Alalam sembari menyebutkan bahwa jumlah syuhada Palestina kini tercatat 1944 orang, sementara korban luka 10,000 orang.

Selain itu, menurut keterangan sumber-sumber kesehatan Palestina, dua warga lagi warga yang menderita luka akibat serangan Israel juga gugur setelah beberapa lama menjalani perawatan. Satu adalah warga kota Rafah dan yang lain adalah bayi usia satu setengah bulan yang berasal dari kawasan di bagian tengah Jalur Gaza.

Di Tepi Barat juga terdapat satu orang Palestina gugur syahid. Dia adalah Zakaria Mousa, salah satu kader gerakan Fatah. Dia gugur akibat serangan pasukan Israel yang menghancurkan rumahnya di distrik Qabalan, selatan kota Nablus. Serangan itu juga menyebabkan lima warga Palestina dari satu keluarga menderita luka-luka, dan dua lainnya ditangkap tentara Zionis. Dalam aksi itu Israel melepaskan puluhan peluru serta mengerahkan pesawat nirawak dan buldozer untuk menghancurkan rumah Zakaria Mousa.

Bersamaan dengan ini, perundingan secara tidak langsung antara Palestina dan Israel masih berlanjut dengan mediasi Mesir. Seorang narasumber dari delegasi Palestina menyatakan bahwa pihak Mesir telah memberitahukan kepadanya bahwa delegasi Israel sudah tiba di Kairo, dan pihak Palestina berharap semua pihak dapat memanfaatkan masa gencatan senjata ini secara optimal untuk perundingan.

“Pihak Palestina tidak menghendaki pihak manapun mengulur-ulur waktu, dan perundingan tetap harus berpijak pada prinsip pengindahan tuntutan bangsa Palestina yang selama diabaikan oleh Israel tanpa alasan yang benar,” ujar narasumber tersebut.

Sementara itu, Dewan Liga Arab dalam sidang daruratnya di Kairo Senin (11/8) menyerukan kepada masyarakat internasional supaya turun tangan mengakhiri agresi Israel terhadap Jalur Gaza serta memberikan dukungan kepada bangsa Palestina.

Dalam sidang itu perunding senior Palestina Saeb Erekat meminta masyarakat Arab dan internasional bergerak untuk membuka jalur darat, udara dan laut menuju Jalur Gaza melalui Mesir dan Jordania untuk menyalurkan bantuan internasional. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL