ypg-raqqa-tel-abyadBeirut, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menderita kekalahan telak hingga ratusan anggotanya tewas dalam upayanya menyerang kawasan Tel Abyad yang tertelak di pinggiran kota Raqqah, Suriah, selama beberapa hari terakhir.

Sebagaimana dilansir Almasryalyoum, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) Selasa (1/3), melaporkan bahwa dalam kurun waktu Sabtu hingga Senin lalu (27 – 29/2) tak kurang dari 120 anggota ISIS menemui ajalnya dalam sebuah operasi serangan yang gagal terhadap beberapa kawasan yang dikuasai pasukan Kurdi di bagian utara Suriah.

Menurut SOHR, ratusan anggota ISIS itu tewas dalam pertempuran dengan milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG) yang didukung oleh pasukan udara koalisi internasional di distrik Tel Abyad dan kawasan sekitarnya di bagian utara provinsi Raqqah, sementara korban tewas di pihak YPG sedikitnya 29 orang.

Menurut laporan IRNA, dalam pertempuran ini pasukan Kurdi Suriah juga berhasil merebut kembali beberapa kawasan di utara dan timur laut Raqqah, termasuk kota kecil Hammam al-Turkman, namun pertempuran masih berlanjut di sejumlah kawasan tersebut, terutama di jalur internasional yang menghubungkan kawasan Mabrukah ke kawasan al-Kantari.

Koran Turki Milliyet juga melaporkan bahwa bahwa kota Tel Abyad sudah bersih dari keberadaan para teroris ISIS karena semua rumah dan tempat di sana sudah dirazia oleh YPG yang juga terus melancarkan operasi militer anti ISIS di semua jalan yang mengarah ke Raqqah, kota yang menjadi markas besar ISIS, hingga pertempuranpun terus berlanjut.

Kota Tel Abyad terletak di sisi perbatasan Suriah-Turki dan di situ juga terdapat pintu perbatasan antara kedua negara. Penduduk kota terdiri atas suku Kurdi dan Arab dengan jumlah hampir 30,000 jiwa.

Dalam perang melawan pasukan Kurdi, pasukan teroris ISIS pernah membantai 450 penduduk Kurdi, termasuk 120 anak kecil. Penduduk terpaksa mengungsi setelah ISIS menguasai Tel Abyad, namun YPG akhirnya berhasil merebut kembali kota ini dan membersihkannya dari noda ISIS.

Rusia Lanjutkan Perang Melawan Teroris

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan pihaknya masih terus melanjutkan operasi  serangan udara terhadap kelompok-kelompok teroris yang aktif di Suriah, dan tidak terhalangi olehperjanjian gencatan senjata yang diprakarsai Rusia dan Amerika Serikat antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok oposisi negara ini.

“Jet-jet pembom Rusia dalam 24 terakhir telah menggempur markas-markas kelompok teroris Jabhah al-Nusra di bagian utara Suriah,” ungkap Kemhan Rusia Selasa (1/3), sebagaimana dilansir IRNA. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL