Iran not accept Geneva I communiqué: FM spokeswomanTeheran, LiputanIslam.com – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Marzieh Afkham menepis laporan yang menyebutkan Teheran siap bekerjasama dengan Washington dalam perang melawan kelompok brutal takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak.

Sebagaimana dilaporkan PressTV, Afkham di Teheran Jumat (5/9) membantah laporan BBC yang menyebutkan bahwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Irak Grand Ayatollah Khamenei telah memberikan kuasa kepada seorang komandan tertinggi Iran supaya menjalin koordinasi militer dengan Amerika Serikat (AS).

Afkham mengatakan bahwa laporan BBC yang dilansir berdasar keterangan dari sumber yang tak jelas itu tidak benar.

Pemerintah Washington sendiri juga menyatakan tidak ada rencana AS untuk berkoordinasi dengan Iran dalam operasi penumpasan ISIS.

Teheran sudah berulangkali menegaskan dukungannya kepada pemerintah Irak sejak negara ini mulai berperang dengan ISIS pada bulan Juni lalu. Teheran juga mengecam Washington karena baru terlibat perang dengan ISIS setelah interesnya terancam oleh kawanan teroris yang mengatasnamakan agama Islam tersebut.

Seperti diketahui, ISIS yang menguasai banyak wilayah utara Suriah Juni lalu melancarkan serangan besar-besar ke Irak utara dan berhasil merebut kota Mosul dan beberapa wilayah lain. Pergerakan mereka kemudian mengancam interes AS di Irak, terutama di wilayah semi-otonomi Kurdistan, sehingga AS kemudian ikut terlibat dalam serangan terhadap ISIS. Belakangan ini ISIS berhasil ditekan dan dipukul mundur di berbagai kawasan oleh pasukan Irak, pasukan Kurdi Irak Peshmerga dan pasukan relawan Irak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL