Moskow, LiputanIslam.com – Kemhan Rusia menyatakan enam unit pesawat pembom supersonik jenis  Tupolev Tu-22 M3 telah melancarkan serangan udara sengit terhadap kawanan teroris ISIS di kawasan Abu Kamal setelah melintasi zona udara Iran dan Irak.

“Enam pesawat bomber jarak jauh jenis Tu-22 M3 yang meluncur dari wilayah Rusia telah melancarkan beberapa kali serangan udara terhadap organisasi teroris IS (ISIS) di kawasan Abu Kamal setelah melintasi zona udara Irak dan Iran,” bunyi statemen Kemlu Rusia, Rabu (15/11/2017).

Kemhan Rusia menjelaskan bahwa target serangan adalah beberapa titik konsentrasi ISIS dan kendaraan-kendaraan lapis baja milik mereka.

Statemen itu menyebutkan bahwa semua sasaran tersebut hancur, dan pesawat-pesawat pembom itu didamping jet tempur Su-30 SM yang melesat dari bandara Hmeimim, Suriah. Semua pesawat itu kembali ke pangkalan masing-masing setelah melancarkan misi tersebut.

Sehari sebelumnya, Kemhan Rusia menunjukkan kegeramannya terhadap hipokrasi AS mengenai ISIS. Rusia mengaku memiliki bukti kuat bahwa AS melindungi sisa-sisa ISIS yang kabur dari kota Abu Kamal ke wilayah perbatasan Suriah-Irak lainnya agar bisa bangkit bangkit lagi demi kepentingan AS di Timteng.

Selanjutnya, Rusia mengajak pasukan koalisi pimpinan AS untuk bersama Rusia melancarkan serangan terhadap teroris di Suriah, tapi Kemhan AS, Pentagon, menolak ajakan ini dengan menyatakan bahwa AS tidak akan bersama dengan pihak manapun yang bukan anggota koalisi itu dalam serangan terhadap teroris.

Pentagon juga menegaskan, “Pasukan koalisi itu tidak akan melancarkan serangan udara di Suriah maupun Irak atas permintaan pemerintah Suriah maupun Rusia.”  (mm/alalam/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL