Kairo, LiputanIslam.com –  Kemlu Mesir menuding kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) berada di balik “upaya  mengganggu hubungan antara Mesir dan Kuwait melalui bocoran media.”

“Mesir menjunjung tinggi dan menghargai sepenuhnya hubungannya yang mendalam dan kuat dengan pemerintah dan rakyat Kuwait,” ungkap Jubir Kemlu Mesir Ahmed Abu Zeid, Jumat (12/1/2018).

Kemlu Mesir dalam statemennya menyebutkan, “Abu Zeir berbicara menyusul apa yang telah beredar di sejumlah media yang berafiliasi dengan organisasi teroris Ikhwanul Muslimin berupa bocoran yang diperlakukan secara negatif mengenai hubungan Mesir dengan negara saudara, Kuwait, dan sejumlah negara Teluk.”

Abu Zeid mengingatkan “bahaya perhatian kepada upaya-upaya destruktif  terhadap hubungan Mesir dengan saudara-saudara Arabnya yang dilakukan oleh IM dan tangan-tangan media terkenalnya serta sebagian negara dan pihak-pihak tertentu yang berada di balik IM dengan tujuan yang merugikan Mesir.”

Sebelumnya, saluran TV Mukalemeen yang dianggap berafiliasi dengan IM telah menayangkan rekaman percakapan telefon yang menunjukkan bahwa seorang perwira intelijen Mesir telah mengarahkan seorang pakar media agar membangkitkan ketidakpuasan dalam hubungan antara Kuwait dan Qatar.

Dalam rekaman itu terdengar suara Kapten Ashraf Al-Kholy, seorang perwira intelijen Mesir, yang bahkan mengarahkan pakar media Azmi Mujahid untuk menciptakan konflik antara Kuwait dan Qatar.

Dalam percakapan terdengar bahwa Kuwait akan diserang media Mesir yang dianggap bersimpati kepada Qatar.

Perwira itu juga meminta Mujahid untuk secara verbal menyerang Qatar dan emirnya, Tamim bin Hamad Al-Thani, serta menjelaskan bahwa hinaan terhadap dia dan ibunya, Sheikha Moza, akan membuatnya mengalami tekanan berat. (mmrt/ middleeastmonitor)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*