Kabul, LiputanIslam.com –  Dua bom kembar meledak dekat gedung parlemen Afghanistan di Kabul, ibu kota negara ini, menjatuhkan puluhan korban tewas dan puluhan korban luka, Selasa sore waktu setempat (10/1/2017).

“Kelompok teroris Taliban melancarkan dua serangan bunuh diri di Kabul hari ini dengan sasaran sebuah bus yang membawa warga sipil, banyak di antara warga itu kehilangan nyawanya,” ungkap juru bicara Kemendagri Afghanistan Sediq Seddiqi di Twitter.

Dua serangan lagi juga terjadi di tempat lain di negara ini, menewaskan 12 orang dan melukai beberapa lainnya, termasuk duta besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Afghanistan.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban di media sosial menyatakan kelompoknya telah mengatur serangan di Kabul dengan menarget satu bus penuh pejabat keamanan.

Mohibullah Zeer, seorang pejabat di Kementerian Kesehatan Umum, mengatakan kepada Associated Press bahwa setidaknya 38 orang tewas dan 72 lainnya luka-luka. Menurutnya, para korban terdiri atas tentara dan sipil.

Anggota parlemen Amir Khanyar kepada Pajhwok Afghanistan News menyatakan bahwa  ledakan pertama berupa sebuah bom mobil bunuh diri terjadi di dekat kantor parlemen yang sebelumnya digunakan oleh Direktorat Keamanan Nasional, sedangkan ledakan kedua terjadi beberapa menit kemudian dengan target minibus yang membawa para pejabat Majelis Nasional.

Presiden Ashraf Ghani mengutuk serangan ini dan menyebutnya pembantaian yang tak berprikemanusiaan. Dia berjanji memburu mereka yang bertanggung jawab atas serangan yang, menurutnya, juga menjatuhkan korban perempuan dan anak-anak.

Kemlu UEA menyatakan bahwa di Afghanistan selatan,Duta Besar UEA Juma Mohammed Abdullah al-Kaabi dan sejumlah diplomat UEA yang berada di provinsi Kandahar untuk misi kemanusiaan terluka akibat  ledakan di halaman kantor gubernur provinsi ini.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Gubernur Kandahar Homayun Azizi sedang mengadakan pertemuan dengan Duta Besar UAE ketika ledakan itu terjadi, dan kini kondisi keduanya stabil. Surat kabar ini mengutip pernyataan seorang pejabat Afghanistan bahwa di antara korban tewas terdapat diplomat UEA.

AP melaporkan bahwa di provinsi Helmand Taliban menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan tujuh orang di Lashkar Gah. (mm/usatoday)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL