palestinian-farmersNablus, LiputanIslam.com – Petani Palestina terpaksa memanen gandum sebelum waktunya karena kuatir ladang dan nyawa mereka menjadi sasaran serangan tentara Israel.

Press TV melaporkan, aktivis internasional berjaga-jaga di ladang-ladang petani Palestina di Jalur Gaza demi melindungi mereka dari aksi brutal Israel. Para petani memilih panen sebelum waktunya daripada berhadapan dengan resiko tidak mendapatkan hasil sama sekali.
Kekuatiran itu bukan tanpa alasan. Mereka mengatakan tentara Zionis tahun lalu tak segan-segan membakar lahan-lahan tanaman mereka pada puncak musim panen.

“Kami sengaja memanen lebih cepat dari biasanya, sebab tentara Israel pernah membakar tanaman kami pada musim panen lalu. Tentara Israel membakari ladang-ladang kami pada malam dan pagi hari tanpa alasan yang jelas,” keluh seorang petani Palestina kepada Press TV Minggu (4/5/2014).

Petani Palestina terpaksa mengganti tanaman di ladang-ladang mereka dari pohon Zaitun ke gandum, karena pohon-pohon zaitun mereka sudah dibuldozer oleh Israel selama beberapa tahun terakhir.

28 April lalu pemukim Israel menebangi lebih dari 150 pohon di desa Huwwara, utara Nablus. Sehari kemudian aksi serupa juga mereka lakukan terhadap 60 pohon zaitun lainnya.

Januari lalu, Lembaga Tadamun untuk Hak Asasi Manusia (HAM) dalam laporan tahunannya menyatakan bahwa diperkirakan sebanyak 8,000 pohon yang sebagian di antaranya berusia ratusan tahun, telah dirusak dan dihancurkan sama sekali oleh orang-orang Israel.

“Para pemukim Israel menyerang dengan cara mencerabut, membakar dan menebangi pepohonan Zaitun… Mereka juga membanjiri pepohonan dengan air limbah dari area permukiman,” ungkap LSM tersebut.

Israel tercatat telah menghancurkan sebanyak 800,000 pohon di berbagai wilayah pendudukan Palestina sejak tahun 1969. Para petani di Jalur Gaza setiap kali berusaha memenuhi kebutuhan sehari-harinya juga selalu terancam nyawanya oleh keberadaan para sniper Israel.
Berbagai lembaga peduli HAM menyatakan gangguan Israel terhadap keluarga-keluarga Petani di Gaza tersebut mencerminkan besarnya pelanggaran Israel terhadap HAM. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL