Sanaa, LiputanIslam.com –  Salah seorang komandan lapangan kelompok teroris Jaish al-Islam di kota Douma mengungkap kekesalannya kepada Amerika Serikat (AS) karena selama ini kerap mengancam tapi tak kunjung menyerang Suriah.

Sepertidilansir al-Alam, Senin (9/4/2018), dia juga menyebutkan bahwa ancaman Presiden AS Donald Trump belakangan ini semata-mata ditujukan untuk menggagalkan perjanjian Jaish al-Islam dengan pemerintah Suriah.

Komandan yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menegaskan, “Trump adalah binatang pengecut dan bodoh. Ancamannya tidaklah lebih dari sekedar mengacak kartu. Dia adalah sosok pendusta, dan sebelum dia adalah Obama. Mereka mengancam mengobarkan perang, tapi ternyata seperti anjing yang menggonggong tapi tak menggigit. Semua militan mengetahui realitas ini di Douma, tapi mereka enggan mengungkapkannya.”

Sementara itu, Kemhan AS Pentagon, Senin, menepis dugaan bahwa AS telah melancarkan serangan ke pangkalan udara T-4 dekat kota Homs di Suriah yang terjadi Ahad lalu. (mm/alalam/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL