israeli soldiers cryRamallah, LiputanIslam.com – Koran Israel Haaretz Kamis (1/1/2015) melaporkan bahwa jumlah kasus kematian tentara negara Zionis ini pada tahun 2014 meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2013.

“Hingga akhir tahun 2014 terdapat sebanyak 14 tentara Israel bunuh diri, satu di antaranya terjadi pada masa serangan ke Jalur Gaza, dan tiga lain terjadi setelahnya,” tulis Haaretz, seperti dikutip situs berita Akhbar Falastin.

Disebutkan pula bahwa jumlah kasus bunuh diri militer Israel sudah banyak berkurang dibanding 10 tahun silam yang jumlahnya 22 orang, tetapi membengkak dua kali lipat dibanding kejadian pada tahun 2013 yang berjumlah tujuh orang.

Menurut Haaretz, militer Israel dalam beberapa hari terakhir ini sedang menyiapkan laporan mengenai kasus-kasus bunuh diri anggotanya serta sebab terjadinya peningkatan kasus. Selain itu, militer Israel juga sedang mengkaji pengaruh Perang Gaza pada pembengkakan jumlah tersebut di mana tiga diantaranya anggota Brigade Givati yang bunuh diri pasca Perang Gaza, dan satu tentara lainnya menghabisi nyawa sendiri ketika hendak dilibatkan dalam Perang Gaza.

Haaretz juga melaporkan bahwa menyusul terjadinya kasus-kasus bunuh diri anggota pasukan infanteri Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berbaret ungu itu, seorang psikolog didatangkan untuk berdialog dengan para anggota Givati dan membagi-bagikan lembaran-lembaran kuis kepada mereka untuk pemeriksaan kondisi kejiwaan mereka pasca perang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*