gaza ambulanGazaCity, LiputanIslam.com – Korban jiwa warga Palestina di Jalur Gaza terus berjatuhan. Laporan terbaru dari The Palestinian Information Center (PIC) Sabtu (26/7) menyebutkan bahwa serangan Israel sejak 20 hari lalu telah menggugurkan sekitar 900 warga Palestina dan melukai 5,840 lainnya.

PIC juga mengutip keterangan sumber-sumber sakit Palestina bahwa serangan Zionis juga telah menggugurkan tujuh paramedis dan menciderai 16 lainnya. Departemen Kesehatan (Depkes) Palestina di Gaza menyatakan para korban dari kalangan tenaga kesehatan itu jatuh akibat serangan tentara Israel secara sengaja ke mobil-mobil ambulan. Korban terbaru di antara mereka adalah satu paramedis yang gugur dan dua lainnya cidera akibat serangan terhadap mobil ambulan di wilayah timur Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Jumat (25/7).

Menurut Depkes, ambulan tetap diserang walaupun sudah melakukan koordinasi dengan Palang Merah Internasional untuk mengevakuasi para korban luka di wilayah Khuzaah di timur Khan Younis.

Sementara itu, pejabat bidang bantuan kemanusian PBB, Valerie Amos, menyebut kondisi Gaza “mengerikan”. Menurutnya, sepanjang tiga hari terakhir ini dalam setiap jam satu anak Palestina gugur akibat serangan bom pasukan Israel secara membabi buta. Dia juga menyebutkan bahwa serangan Israel telah menyebabkan 6 di antara 86 sekolah yang berada di bawah pengelolaan PBB rusak, padahal sekolah-sekolah itu menjadi tempat pengungsian untuk warga yang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka.

“Sekolah-sekolah dijadikan tempat penampungan para pengungsi, tapi mereka mengalami krisis bahan makanan dan air bersih sehingga kondisinya sangat mengenaskan,” ujar Amos.

Amos menjelaskan bahwa 44 persen luas wilayah Gaza sudah tidak bisa ditinggali lagi, dan yang lebih mengenaskan lagi ialah banyaknya korban yang gugur dari kalangan perempuan, anak-anak dan warga sipil lainnya yang sama sekali tidak berurusan dengan perang.
Lembaga Dana PBB untuk Anak-Anak (UNICEF) menyatakan bahwa anak-anak Palestina yang gugur mencapai 33 persen dengan usia antara lima bulan hingga 17 tahun. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL