احتجاجات متواصلة باليمن والحوثي يؤكد على مواصلة التصعيدSanaa, LiputanIslam.com – Milisi Syiah al-Houthi atau gerakan Ansarullah membantah laporan yang menyebutkan bahwa kelompok ini telah menguasai istana kepresidenan Yaman di Sanaa, ibu kota negara ini, setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan pemerintah Selasa (20/1/2015).

Pemimpin Ansarullah, Abdel Malik al-Houthi, kepada Reuters menyatakan tidak benar laporan sebagian media bahwa pihaknya telah menduduki atau menyerbu istana kepresidenan. Dia menambahkan bahwa pasukannya justru melindungi area sekeliling kantor kepresidenan dari aksi penjarahan senjata oleh beberapa orang yang bertahan di istana sendiri.

Sebelumnya telah dilaporkan bahwa pertempuran di sekitar tempat kediaman Presiden Iran Abd Rabbuh Mansur Hadi dan kemudian beberapa perwira Garda Kepresidenan menyerahkan senjatanya kepada milisi Ansarullah, namun beberapa tank yang ada di sekitar kediaman Mansur Hadi melepaskan tembakan ke arah milisi.

Dilaporkan pula Ansarullah berhasil menguasai markas keamanan di Sanaa.

Pertempuran yang bermula sejak Senin (19/1/2015) itu menjatuhkan sembilan korban tewas dan 67 korban luka.
Sebagaimana pernah diberitakan, kecamuk perang di ibu kota Yaman ini membuat gedung-gedung kedutaan besar negara-negara sahabat diliburkan.

Kota Sanaa secara umum dikuasai oleh Ansarullah sejak 21 September 2014. Selain itu milisi ini juga terus mengembangkan kekuasaannya di berbagai kota dan daerah lainnya serta gencar memerangi kelompok-kelompok militan yang terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*