qaradawi interpolDubai, LiputanIslam.com – Berita mengejutkan tersiar, terutama untuk kelompok Ikhwanul Muslimin. Beberapa media Timur Tengah, termasuk situs berita al-Khaleej dan AlwaNews, Jumat (5/12) mengabarkan bahwa sebanyak 42 pemimpin dan tokoh kelompok itu telah tercatat dalam daftar buronan organisasi polisi kejahatan internasional, Interpol. Parahnya, dalam daftar itu terdapat nama ulama tersohor Syeikh Yusuf al-Qaradawi.

Al-Khaleej menyebutkan bahwa 42 nama itu dicantumkan dalam “daftar merah” Interpol sebagai persiapan untuk penangkapan dan penyerahan mereka kepada otoritas keamanan Mesir selaku anggota Interpol.

Pencatuman puluhan nama dalam daftar merah Interpol itu dilakukan atas permintaan dari pemerintah Mesir.

Yusuf al-Qaradawi selama ini dikenal sebagai bapak bagi kelompok Ikhwanul Muslimin (IM). Dia juga memimpin organisasi yang menamakan dirinya Persatuan Ulam Islam Sedunia (al-Ittihad al-Alami li Ulama’ al-Muslimin).

Selain dia, beberapa nama besar IM lain yang tercantum dalam daftor buronan interpol antara lain adalah mantan menteri informasi Mesir Salah Abdel Maqsoud, dai kondang Wajdi Ghanim, dan anggota Biro Penerangan IM Abdul Rahman Albar.

Qaradawi selama ini tinggal di Qatar. Ulama berusia 88 tahun berdarah Mesir itu dilindungi oleh pemerintah Qatar, sementara pemerintah Arab Saudi dan Mesir sudah lama menekan pemerintah Doha supaya mendeportasinya ke Mesir.

Pekan lalu, pemerintah Mesir menyerahkan daftar nama 180 anggota IM kepda mufti besar negara ini untuk mendapatkan persetujuan final bagi vonis hukuman mati terhadap mereka.

Di pihak lain, dalam beberapa hari terakhir IM kembali mengembangkan aktivitasnya secara masif bersamaan dengan maraknya aksi protes masyarakat di berbagai kota Mesir terhadap pembebasan mantan diktator Hosni Mubarak dari sejumlah dakwaan, termasuk terlibat kasus pembunuhan para demonstran dalam peristiwa revolusi 2011. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL