Damaskus, LiputanIslam.com –  Pemerintah Suriah menyatakan pelaku serangan yang ditujukan ke Lanud Militer T-4 di provinsi Homs, Suriah tengah, adalah Rezim Zionis Israel, dan pasukan Suriah telah menembak satu di antara beberapa jet tempur penyerang. Demikian dilaporkan media resmi dari sumber militer, Ahad (8/7/2018).

Laporan awal menyebutkan bahwa sebanyak enam rudal telah menyasar Lanud T-4 namun hanya menimbulkan kerugian materi.

Sebelumnya, SANA, melaporkan telah terjadi serangan ke lanud T-4 tanpa menyebutkan pelakunya.  Kantor berita resmi Suriah ini selanjutnya mengutip pernyataan sumber militer bahwa pasukan pertahanan Suriah telah melawan agresi musuh, menjatuhkan beberapa rudal yang ditujukan ke Lanud T-4 dan menembak salah satu jet tempur penyerang hingga semuanya kabur meninggalkan zona udara Suriah.

Jubir militer Israel menolak mengomentari laporan mengenai adanya serangan Israel ke Suriah dengan mengatakan, “Kami tidak berkomentar atas laporan di media asing.”

Lanud T-4 sudah berulangkali diserang Israel, termasuk serangan rudal pada 9 April lalu yang disebut-sebut telah menewaskan 14 tentara yang 7 di antaranya orang Iran. Rusia, Iran, dan Suriah menyatakan Israel bertanggungjawab atas serangan itu.

Pada 10 Februari lalu Israel juga menyerang Lanud T-4 dalam sebuah peristiwa di mana pasukan Suriah berhasil menembak jatuh satu unit jet tempur Israel, dan Israel mengaku menyasar tempat-tempat militer Iran.

Sejak tahun 2011 Israel telah berulangkali menyerang tentara Suriah atau pasukan Iran dan Hizbullah di Suriah, namun Israel jarang berterus terang mengakuinya, dan selama itu rezim penjajah Palestina ini juga kerap menegaskan penolakannya terhadap keberadaan militer Iran di Suriah.

Israel dan Suriah masih dalam kondisi perang satu sama lain. Sejak Juni 1967 Israel menduduki Dataran Tinggi Golan seluas sekira 1200 kilometer persegi, dan pada tahun 1981 Israel menyatakan telah menganeksasi kawasan itu namun tidak mendapat pengakuan internasional. (mm/rayalyoum/alalam)  

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*