menteri suriah ali haidarDamaskus, LiputanIslam.com – Menteri Rekonsiliasi Nasional Suriah Ali Haidar menyatakan operasi militer untuk menumpas kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kamp Yarmouk di selatan Damaskus, ibu kota Suriah, sudah dimulai.

Harian al-Watan terbitan Suriah Kamis (9/4/2015) mengutip pernyataan Haidar bahwa dengan dimulainya operasi militer di kamp pengungsi Palestina yang berjarak sekitar 10 km dari pusat kota Damaskus itu akan menjadi satu kebanggaan bagi tentara Suriah dan kelompok-kelompok relawan yang mendukungnya dalam operasi kontra-terorisme.

Sumber-sumber Palestina juga menyebutkan bahwa segala sesuatunya sekarang sedang mengarah pada sebuah aktivitas militer kolektif Suriah-Palestina untuk mengganyang ISIS di kamp Yarmouk.

Dalam jumpa pers di Damaskus bersama Ahmed al-Magdalani, pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang bertanggungjawab mengawasi keadaan di kamp Yarmouk, Haidar menegaskan bahwa yang menjadi prioritas sekarang ialah menyingkirkan ISIS dari Yarmouk, dan untuk mengatasi masalah ISIS ini cara militer harus ditempuh.

Yarmouk adalah kamp penampungan lebih dari 500,000 pengungsi Palestina, namun sebagian besar telah mengungsi dan meninggalkan tempat itu sejak terjadi perang di Suriah pada tahun 2011 sampai sekarang.

Dilaporkan bahwa sekarang di sana terdapat sekitar 18,000 warga, 3,500 di antaranya anak kecil, dengan kondisi jiwa yang terancam akibat serangan ISIS. Banyak di antara mereka diperkirakan menderita luka-luka tanpa ada perawatan yang semestinya.

Ahmed al-Magdalani Rabu kemarin melaporkan sebanyak 27 warga Palestina yang tinggal di kamp tersebut terbunuh sejak ISIS menyerbunya pada Rabu pekan lalu. (Baca: 27 Orang Palestina Terbunuh di Kamp Yarmouk Akibat Serangan ISIS(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL