maulid di suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Di tengah kecamuk perang bermotif pemberontakan dan terorisme yang masih melanda berbagai kawasan Suriah, negara ini masih dapat turut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad saw. Acara maulid terbesar di Damaskus, ibu kota Suriah, Sabtu (3/1/2014) antara lain berlangsung di dua tempat, satu di Masjid Jami’ al-Afram, Damaskus, dan yang lain di Masjid Jami’ Abu al-Nur yang diselenggarakan oleh Lembaga Syekh Ahmad Kuftaro, ulama senior Suriah.

Sebagaimana diberitakan situs SyriaNow, acara maulid di Masjid Jami’ al-Afram diselenggarakan oleh Kementerian Wakaf Suriah dan dihadiri pula oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dalam kata sambutannya, Menteri Wakap Suriah Mohammad Abdul Sattar menyebut Nabi Saw sebagai pembawa rahmat, persaudaraan sesama manusia dan seruan kepada Allah dengan wejangan yang baik, adil, persamaan dan perdamaian.

“Namun demikian, putih nan cemerlang ini dihitam-legamkan oleh kawanan penjahat. Mereka mengangkat bendera-bendera kebencian dan kesesatan serta menghunus pedang kedengkian dan kejahatan… Mereka hendak menipu bangsa ini dan menyesatkan akal pikiran, namun bangsa ini berteriak lantang, ‘Kalian lupa bahwa kami adalah orang-orang Syam,” ujarnya.

Acara yang juga dihadiri oleh para pejabat negara dan partai-partai politik serta alim ulama dan masyarakat Suriah ini ditutup dengan doa oleh Mufti Damaskus Syekh Bashir Abdul Bari. Dia memohon kepada Allah Swt agar kondisi Suriah segera pulih dan menjadi negara yang aman dan dipersatukan hati semua komponen bangsanya dengan kecintaan kepada Rasulullah saw. Dia juga mendoakan Presiden Suriah Bashar al-Assad agar mendapat taufik dari Allah Swt dalam upaya yang mendapat ridhaNya.

Di tempat lain, sebagaimana dilaporkan akun Facebook Lembaga Syeikh Ahmad Kuftaro, lembaga ini juga menyelenggarakan acara maulid secara terpisah. Disebutkan bahwa acara itu dimeriahkan dengan pembacaan kitab Syama’il al-Muhammadiyah yang berisikan hadis-hadis keutamaan Rasul saw dari kitab Sahih Muslim.

Hadir dalam dalam acara itu Dirjen Lembaga Syekh Ahmad Kuftaro serta masyarakat dan puluhan ulama senior Suriah termasuk Direktur Lembaga Wakaf Damaskus Syekh Ahmad Qubbani dan ketua Persatuan Ulama Suriah Syekh Taufik al-Buthi.

Almarhum Syekh Ahmad Kuftaro adalah ulama besar Suriah yang produktif di bidang penulisan serta dan aktif dalam gerakan pendekatan antarmazhab Islam. Beliau wafat pada 1 September 2004. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*