syria-armyDamaskus, LiputanIslam – Kontak senjata sengit masih berlangsung antara pasukan pemerintah Suriah dan berbagai kelompok ekstrimis bersenjata di kawasan Kasab, Propinsi Latakia, yang berbatasan dengan Turki. Sumber-sumber Suriah menyebutkan bahwa pasukan artileri negara ini berhasil menggempur sejumlah besar milisi bersenjata yang didukung tentara Turki, dan dalam hal ini Front al-Nusra bahkan memasang benderanya di tank-tank milik Turki di kawasan perbatasan.

Pakar militer Hasan al-Hasan kepada TV al-Alam menyebutkan bahwa sebagian besar milisi bersenjata kini meyakini bahwa intelijen Suriah telah mengetahui identitas mereka secara detail dan bahkan jumlah dan nomor-nomor senjata yang ada pada mereka. Hal ini membuat mental mereka jatuh dan tidak ada jalan lain bagi mereka kecuali menyerahkan diri kepada pemerintah Suriah.

Pakar lain, Riyadh al-Saqar, kepada TV al-Alam mengatakan, “Israel melancarkan serangan di kawasan Golan dan Quneitra untuk membantu gerilyawan bersenjata, dan kini Turki juga melancarkan serangan untuk mendukung teroris dan mencarikan lokasi yang tepat untuk mereka di kawasan pantai Suriah.”

Dia juga menjelaskan bahwa dewasa ini tengah berlangsung upaya-upaya terselubung di kawasan tersebut untuk melancarkan tekanan mental terhadap pemerintah Suriah menyusul serangkaian kemenangan yang telah dicapai tentara Suriah di kawasan tersebut. Dalam kemenangan itu tentara Suriah berhasil memulihkan kawasan perbatasan Suriah dengan Lebanon dari ancaman serius jaringan teroris.

Sementara itu, pasukan Suriah belakangan menggempur posisi-posisi kelompok bersenjata di kawasan sekitar Gunung Turkaman dan berhasil meringkus sejumlah milisi yang berusaha kabur ke kawasan lain. Beberapa kelompok teroris bersenjata di mana Front al-Nusra merupakan kelompok yang paling dominan mengakui puluhan anggota mereka tewas dan kebanyakan mereka bukanlah warga negara Suriah.

Sumber-sumber militer Suriah menyatakan bahwa sebuah kelompok teroris yang diduga berasal dari Brigade Martir Badia di tenggara kota Hama tertumpas habis dalam peristiwa serbuan pasukan Suriah ke markas mereka. Tentara Suriah juga berhasil menyita persenjataan mereka, termasuk jenis misil dan senapan laras panjang, serta perangkat siaran.

Pertempuran juga masih berlangsung di kawasan al-Qalamoun di sekitar Damaskus. Di situ pasukan Suriah terus menggempur posisi-posisi milisi bersenjata di sejumlah daerah perkebunan. Di saat yang sama, tentara Suriah berhasil merebut posisi-posisi gerilyawan bersenjata di kawasan Jobar setelah mereka digempur dengan serangkaian serangan senjata artileri. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*