suriah rusia2Damaskus, LiputanIslam.com – Pemerintah Suriah menepis laporan yang menyatakan bahwa di negara ini sudah ada tentara Rusia yang membantu tentara Suriah dalam operasi penumpasan teroris.

“Di Suriah tidak ada pasukan Rusia. Rusia tidak terlibat sama sekali dalam operasi militer laut, udara dan darat di wilayah Suriah,” kata Menteri Informasi Suriah, Imran al-Zaabi dalam wawancara dengan TV al-Manar, Selasa (8/9).

Menurutnya, berita mengenai adanya tentara Rusia dalam barisan pasukan Suriah sama sekali tidak benar dan sengaja dipublikasikan untuk mengesankan bahwa tentara Suriah lemah sehingga mengandalkan pasukan asing.

Koran Amerika Serikat (AS) New York Times belum lama ini melansir klaim para analis intelijen negara ini bahwa Rusia telah mengirim pasukannya ke Suriah.

Selain itu, beberapa media Arab juga melaporkan adanya banyak tentara Rusia yang ditempatkan di sebuah pangkalan militer baru di dekat kota Latakia di barat laut Suriah.

Koran Daily Telegraph menyebutkan bahwa TV pemerintah Suriah dalam sebuah laporannya menayangkan rekaman video yang dalamnya terlihat beberapa tentara dan perlengkapan pasukan lapis baja Rusia ikut berperang di Latakia di sisi pasukan Suriah. Menurut koran Inggris ini, dalam video itu juga terdengar percakapan berbahasa Rusia.

Kelompok teroris Jabhah al-Nusra di halaman Twitternya juga memublikasikan penggalan video yang memperlihatkan jet tempur Rusia dan pesawat nirawak yang terbang di angkasa kota Idlib.

Koran al-Akhbar terbitan Lebanon melaporkan bahwa perkembangan pergerakan militer Rusia di Suriah telah menyebabkan Menteri Luar Negeri AS John Kerry terpaksa menghubungi sejawatnya di Rusia, Sergey Lavrov, via telefon untuk mengungkapkan keresahan Washington terhadap laporan-laporan mengenai pergerakan pasukan Rusia di Suriah.

Reuters juga tak ketinggalan melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS dalam statamennya menyebutkan pernyataan Kerry bahwa jika laporan-laporan itu benar maka ini akan mempertajam perselisihan Moskow – Washington mengenai kemelut Suriah.
Disebutkan pula bahwa Kerry dan Lavrov sepakat untuk melanjutkan diskusinya mengenai Suriah di New York pada bulan ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL