suriah dumeirDamaskus, LiputanIslam.com – Militer Suriah membantah laporan bahwa 170 orang telah dibunuh secara massal oleh oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Jumat (8/4) Reuter melaporkan bahwa menurut keterangan beberapa sumber militer Suriah, sebanyak 170 orang di antara 300-an orang yang diculik oleh ISIS telah dibunuh secara massal oleh kawanan superekstrim dan bengis tersebut.

Namun demikian, RT melaporkan keterangan sumber-sumber militer Suriah bahwa pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan apapun mengenai keterbunuhan ratusan orang itu oleh ISIS.

Sementara itu, FNA melaporkan bahwa 140 orang di antara 310 buruh dan pekerja sebuah pabrik semen yang diculik ISIS di kawasan Dumeir, 40 km timur Damaskus, ibu kota Suriah, berhasil melarikan diri pada Kamis lalu (7/4), dan kemudian disusul dengan keberhasilan 100 lainnya pada Sabtu (9/4).

Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyatakan bahwa 100 orang itu telah dibebaskan oleh ISIS dan sudah berada di kawasan permukiman dan bandara Dumeir.

Menurut lembaga ini, ISIS masih menculik beberapa orang lain, yaitu para petugas keamanan pabrik dan orang-orang lain yang dinilai sebagai pendukung pemerintah Suriah. Lembaga ini menambahkan bahwa di mata ISIS orang-orang yang diculik itu harus dieksekusi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL