perang ramadi irakBaghdad, LiputanIslam.com – Gubernur provinsi Anbar, Irak barat, Suhaib al-Rawi, menyatakan bahwa suku-suku Sunni di Ramadi, ibu kota provinsi ini, mulai bergabung dengan relawan al-Hasyd al-Sakbi yang sebagian besar adalah warga Irak bermazhab Syiah untuk berperang melawan ISIS.

Al-Rawi sendiri telah meminta suku-suku di Anbar supaya ikut berpartisipasi dalam operasi pembebasan Ramadi sepenuhnya dari “noda teroris ISIS”, dan kini sudah ada ratusan kepala keluarga yang memenuhi imbauan ini.

“Sesuai kesepakatan yang telah dijalin dengan Kementerian Pertahanan, kebutuhan senjata ringan, sedang dan barat di provinsi ini akan dipenuhi,” katanya dalam konferensi pers, sebagaimana dilansir situs berita Irak Alahed, Selasa (28/4).

Dia menambahkan, “Sudah ada ratusan kepala keluarga yang secara resmi telah memotivasi anak-anak muda mereka untuk bergabung dalam bakti kemiliteran ini.”

Azal al-Fahdawi, anggota dewan perwakilan rakyat daerah Anbar dalam jumpa pers juga memberikan keterangan serupa.

“Sebanyak 750 orang relawan suku ikut berpartisipasi bersama angkatan bersenjata Irak dalam perang yang hebat dan berat,” katanya.

Perdana Menteri Irak Haider Abadi telah meresmikan kamp al-Habaniyah untuk pendaftaran para relawan. Dia berjanji untuk memenuhi kebutuhan senjata dan lain-lain dalam rangka ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL