suriah QamishliQamishli, LiputanIslam.com – Ratusan warga suku-suku Arab di kawasan Qamishli, salah satu kota besar Suriah, bergabung dalam perang melawan komplotan teroris ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) bersama pasukan pemerintah Suriah.

Kantor berita resmi Iran, Irna, Rabu (25/3/2015) melaporkan bahwa hal itu terjadi menyusul kemajuan pesat operasi militer pasukan Suriah di provinsi Hasakah dan keberhasilan mereka merebut kembali berbagai kawasan di bagian timur laut negara ini dari tangan para begundal bersenjata ISIS.

Ratusan warga itu secara suka rela telah mendaftarkan diri di tempat-tempat pelatihan perang yang dikelola oleh satuan-satuan komando angkatan bersenjata Suriah. Dari situ mereka akan siap mengikuti misi serangan terhadap posisi-posisi ISIS.

“Dalam pelatihan itu para warga adat itu diajari menggunakan berbagai jenis senjata agar mereka dapat menjadi pasukan pendukung dalam perang melawan teroris,” ungkap salah seorang komandan militer Suriah di provinsi Hasakah kepada Irna.

Dia menambahkan, “Kami menyelenggarakan pendidikan pengenalan semua jenis senjata menengah dan berat bagi orang-orang yang bergabung dengan tentara Suriah dan pasukan komando.”

Komandan yang meminta namanya tidak disebutkan itu menilai warga suku-suku Qasmishli memiliki kemampuan yang sangat baik sehingga dapat melewati tahap demi tahap pelatihan dalam waktu relatif singkat, dan pelatihan ini akan terus dilakukan sampai mereka memiliki kesiapan untuk bergabung sepenuhnya dengan militer Suriah dan menjalankan tugas-tugas kebangsaan.

Irna menyebutkan bahwa sebagian warga suku-suku Qashmili yang mengikuti pelatihan secara intensif dan maraton sudah memenuhi standar kelayakan untuk bergabung dengan pasukan komando Suriah. Selain berkemampuan secara fisik, mentalitas mereka juga sangat tinggi untuk berperang menghadang pasukan angkara murka ISIS.

“Kami sebagai suku-suku Suriah telah bergabung untuk membela negeri dan kehormatan kami di depan kawanan teroris yang berdatangan ke negara kami dari berbagai penjuru dunia,” ungkap salah seorang di antara mereka.

“Kami suku-suku Hasakah telah bergabung dalam satuan pendukung pasukan komando Suriah demi membela tanah air kami, dan siapapun yang mencelakakan Suriah akan kami hadapi dengan kepalan tangan besi,” pungkasnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*