serangan saudi ke yaman2Beirut, LiputanIslam.com – Sambutan bernada puas dan gembira mewarnai berbagai media Israel atas serangan udara Arab Saudi ke Yaman. TV al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon Kamis (26/3/2015) melaporkan bahwa invasi di Saudi ke negara jirannya itu dinilai berbagai media Israel sebagai berita dan perkembangan yang baik dan diharapkan berlanjut dengan sukses.

Sebelumnya, di hari yang sama Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat (AS), Adel bin Ahmed al-Jubeir, mengumumkan negaranya telah memulai serangan ke Yaman melalui operasi bersandi “Badai Ketegasan” (Asifah al-Hazm).

Dia mengatakan bahwa operasi ini dimulai sejak Kamis dini hari dengan instruksi langsung dari Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz.

Dia juga menyebutkan bahwa negaranya tidak sendirian melainkan ada 10 negara yang membela presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansur Hadi, yaitu semua negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC), kecuali Oman, serta Turki, Yordania, Mesir, Aljazair dan Sudan.

Sejauh ini jumlah korban tewas, termasuk perempuan dan anak kecil, akibat serangan udara Saudi ke Yaman mencapai sekitar 40 orang, sedangkan korban luka 59 orang.

Israel Terlibat Serangan?

Sekjen Partai Kebenaran (Hizb al-Haqq) Yaman, Hasan Zayed, mengklaim beberapa jet tempur Israel terlibat dalam serangan udara Saudi ke Yaman.

Menurut laporan laman berita Nahar Press yang berbasis di Yaman, klaim itu dia nyatakan di media sosial Facebook.

“Ini adalah yang pertama kalinya orang-orang Yahudi Zionis menjalin koalisi dengan Arab dan terlibat operasi bersama… Pesawat tempur Israel ikut serta dalam operasi di Yaman… Operasi ini dilancarkan berdasarkan keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” tulisnya.

Politisi Yaman anggota fraksi Pertemuan Bersama (al-Liqa’ al-Musytarak) ini melanjutkan, “Hasil pertama koalisi Zionis – Arab ini ialah terbunuhnya anak-anak kecil dan kaum perempuan yang sedang nyenyak tidur. Para korban ini terbunuh di desa Bani Hawat dan sebuah kamp di samping bandara dan di sisi seorang anggota pasukan udara, dan satu pesawat transportasi buatan Rusia yang sudah tidak terpakai hancur.”

Serangan udara Arab Saudi ke Yaman yang terjadi Kamis (26/3/2015) telah menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai 59 lainnya, termasuk perempuan dan anak kecil. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*