Damaskus, LiputanIslam.com –   Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan sekira 1000 warga Suriah terbunuh akibat serangan pasukan koalisi internasional anti ISIS pimpinan Amerika Serikat (AS) selama tiga bulan terakhir.

SOHR, Rabu (6/9/2017), melaporkan bahwa selama tiga bulan lalu sejak 6 Juni lalu sampai sekarang sebanyak 978 warga sipil  kota Raqqa tewas terkena gempuran bom pasukan koalisi internasional dengan rincian 234 di antaranya anak kecil dan 163 perempuan.

SOHR menambahkan bahwa 118 warga sipil, termasuk 28 anak kecil dan 6 perempuan, terbunuh dan beberapa lainnya luka-luka akibat ledakan ranjau yang ditanam ISIS ketika berusaha kabur dari kawasan yang dikuasai oleh kelompok teroris kejam ini.

AS dan sejumlah negara sekutunya sejak Agustus 2014 telah membentuk pasukan koalisi yang disebutnya aliansi internasional diluar kerangka PBB dan tanpa koordinasi dengan pemerintah Suriah dengan dalih demi memerangi ISIS.

Aliansi ini terbukti ceroboh dalam melancarkan serangan di beberapa provinsi-provinsi Raqqa, Deir Ezzor, dan Aleppo di Suriah hingga menewaskan banyak korban sipil dan menghancurkan pula banyak bangunan dan fasilitas infrastruk negara ini. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL