Beirut, LiputanIslam.com –  Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan Pasukan Arab Suriah (SAA), Kamis (15/3/2018), berhasil menguasai lebih dari 70 persen wilayah Ghouta Timur, provinsi Damaskus.

Kemajuan ini dicapai SAA setelah menguasai Hamouriya, salah satu kota di bagian wilayah Ghouta Timur yang dikuasai oleh kelompok militan Failaq al-Rahman.

Rusia menegaskan pihaknya akan terus memberikan dukungan militer kepada operasi SAA di Ghouta Timur yang terkepung SAA. Menlu Rusia Sergey Lavrov di Moskow, Kamis, mengatakan, “Kami akan terus mendukung pemberantasan teroris dan kami akan mengalahkan mereka. Kami akan mengalahkan mereka di Ghouta Timur di mana tentara Suriah melancarkan operasi dengan dukungan kami.”

SAA memasuki Hamouriya pada Rabu malam dalam serbuan yang dibarengi dengan serangan udara sengit.

SAA memulai operasi militer ke Ghouta Timur pada 18 Februari lalu, dan sejauh ini sebanyak 12.000 orang telah mengungsi dari Hamouriya dan kawasan sekitarnya bersamaan dengan gerak maju SAA ke Hamouriya dan dibukanya jalur evakuasi.

SOHR mencatat angka ini sebagai yang terbesar sejak SAA memulai operasi militernya di Ghouta Timur. Penduduk berbondong meninggalkan Hamouriya, Kfar Batna, Sabqa, dan Jasreen yang selama ini menjadi markas kelompok Failaq al-Rahman.

Lembaga Bulan Sabit Merah Suriah telah mengirim bantuan kemanusiaan lagi ke kawasan Douma di Ghouta Timur. Bantuan sebanyak 25 truk itu terdiri atas bahan makanan, dan dikirim dengan kerjasama Palang Merah dan PBB.

Bantuan ini merupakan yang kedua kalinya dalam 10 hari terakhir, sementara bantuan yang pertama dikirim melalui dua tahap. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*