pertempuran di hasakah suriahBeirut, LiputanIslam.com – Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM, SOHR, menyatakan tentara Suriah dan pasukan rakyat Kurdi Suriah telah mengusir kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari kota Hasakah di timur laut Suriah, Selasa (28/7), setelah terlibat pertempuran selama lebih dari satu bulan.

“Tentara Suriah telah menghalau para petempur ISIS dari kawasan Dhuhur yang merupakan kawasan terakhir keberadaan ISIS di Hasakah. Para teroris ISIS kabur ke wilayah di selatan kota ini,” ungkap Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdulrahman, sebagaimana dilansir AFP.

Dia juga menyebutkan sedikitnya 287 anggota ISIS terbunuh dalam pertempuran di Hasakah dan akibat serangan udara pasukan koalisi internasional anti ISIS pimpinan Amerika di luar kota Hasakah. Sedangkan di pihak tentara Suriah dan relawan pendukung pemerintah Suriah korban tewas berjumlah 120 orang, dan di pihak pasukan rakyat Kurdi korban tewas berjumlah puluhan orang.

ISIS sudah berulangkali menyerang Hasakah. Mula-mula mereka menduduki beberapa kawasan di bagian selatan kota ini, sementara tentara Suriah dan pasukan Kurdi Suriah berusaha mendepak mereka.

Menurut SOHR, dalam pertempuran selama satu bulan di Hasakah ISIS telah menggunakan sedikitnya 21 bom mobil, dan beberapa aksi serangan bom bunuh diri.

Sementara itu, terkait pemberontakan di Suriah, Wakil Sekjen PBB urusan kemanusiaan Stephen O’Brien menyatakan krisis ini hanya bisa diselesaikan melalui jalur dialog.

“Selagi komitmen terkait jiwa warga sipil Suriah tidak diindahkan maka krisis pengungsian, keterlantaran, kematian dan kehancuran lebih besar akan terus berlanjut di negara ini,” ungkap O’Brien.

Dalam laporan terbarunya mengenai kemelut Suriah kepada Dewan Keamanan PBB dia juga menyebutkan bahwa hanya dalam selang waktu enam bulan pertama tahun ini saja telah terjadi pembengkakan jumlah pengungsi Suriah sebanyak lebih dari satu juta orang.

Menurutnya, kerusuhan yang terjadi di Suriah pada Maret 2011 kini telah berubah menjadi perang dengan dampak yang sangat mengenaskan dan tak terlukiskan bagi rakyat negara ini.

Dia juga mengatakan bahwa jumlah pengungsi Suriah di negara-negara jirannya membengkak menjadi lebih dari empat juta jiwa, dan ini merupakan jumlah tertinggi pengungsi dari suatu negara dalam dalam kurun waktu seperempat abad lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL