john kerryOslo, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry melontarkan pernyataan tajam terhadap Rusia terkait perang Suriah.

“Rusia harus menyadari bahwa kesabaran kami ada batasnya, dan sebenarnya masalah dianggapnya al-Assad (Presiden Suriah) bertanggungjawab atas berbagai peristiwa yang terjadi di negara ini sangatlah terbatas.

Kami siap mempermasalahkan kelompok-kelompok oposisi pemerintah Suriah yang campurtangan dalam berlanjutnya kekerasan, ” ujarnya usai mengadakan pertemuan dengan sejawatnya dari Iran Mohammad Javad Zarif di Oslo, ibu kota Norwegia, seperti dilansir AFP, Rabu (15/6).

Dia melanjutkan, “Jelas sekali bahwa kesepakatan penghentian permusuhan dan gencatan senjata di Suriah telah dilanggar dan terancam bahaya. Pelaksanaan penghentian permusuhan dan gencatan senjata yang sesungguhnya di Suriah sangatlah penting… Kita sekarang berada di masa yang sangat genting. Kami berusaha keras untuk melihat apakah dalam jangka waktu dua pekan mendatang kita dapat meraih kesepakatan yang kondusif bagi pelaksanaan secara total gencatan senjata di seluruh penjuru negara ini demi memungkinkan penyaluran bantuan kemanusiaan sehingga kita dapat menyediakan peluang yang baik untuk membawa semua pihak yang bertikai ke meja perundingan dan memulai perundingan mengenai masa transisi.”

Seperti diketahui, Suriah sejak 2011 dilanda perang besar dan terorisme yang dipicu oleh pemberontakan yang didukung oleh Barat untuk menggulingkan pemerintah Suriah. Dilaporkan bahwa sebanyak lebih dari 280,000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi akibat perang ini.

Menlu Rusia Kecam Barat

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam pidatonya di parlemen Duma Rusia menegaskan bahwa Barat sudah tak bisa lagi menunjukkan superioritasnya di dunia.

“Barat tak bisa mengklaim unggul di dunia, dan upaya negara-negara Barat dalam rangka ini sia-sia belaka,” ujarnya, seperti dikutip IRNA, Rabu (15/6).
Dia juga menegaskan, “Persaingan global kian ketat, dan bersamaan dengan meningkatnya ancaman teroris kita juga menyaksikan agenda-agenda Barat di tengah konflik regional di mana mereka menggunakan segala cara untuk meraih supremasi global.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL