Kairo, LiputanIslam.com – Diplomat kawakan Mesir mantan Sekjen PBB Mohamed ElBaradai menyayangkan kebungkaman dunia Arab terhadap pemindahan Kedubes Amerika Serikat (AS) untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem), dan menyoal apakah dunia Arab sudah menjadi bangkai.

“Besok akan dilakukan pemindahan Kedubes AS ke Al-Quds dalam rangka penuntasan perkara Palestina dan dalam sebuah perayaan yang diikuti oleh sejumlah negara sahabat. Selain aksi pawai penduduk Gaza apakah ada tindakan Arab, meskipun sebatas simbolik seperti unjuk rasa dan resonansi media? Ataukah bahwa pesan resmi kita kepada dunia sudah berubah menjadi bahwa Palestina bukan lagi urusan kita, dan bahwa kita sudah menjadi mayat  yang membeku?” tulis ElBaradei di halaman Twitter-nya, Minggu (13/5/2018).

Senada dengan ini, mantan diplomat Mesir lain Ibrahim Yousri, menyebut pemindahan Kedubes AS ke Al-Quds sebagai peristiwa yang sangat memalukan bagi seluruh dunia Arab. Dia juga menuding Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman sebagai “biang kerok skandal yang terjadi manakala Liga Arab dan organisasi-organisasi Arab lain mengalami kematian total.”

Namun demikian, dia juga menyebutkan bahwa tidak semua bangsa Arab mati, sebab masih ada perjuangan dan resistensi bangsa Palestina.

“Umat (Arab) ini mengalami musibah, tapi tidak semuanya mati. Orang yang membela Al-Quds dan Palestina serta kehormatan umat ini bukanlah Khadimul Haramain (sebutan kehormatan untuk Raja Arab Saudi), bukan pula Ketua Komisi Al-Quds maupun Mesir yang merupakan negara Arab terbesar, melainkan bangsa gagah berani Palestina,” ungkap Yousri.

Sejarawan besar Palestina Abd al-Qader Yassin menegaskan bahwa AS adalah musuh nomor wahid dalam berbagai urusan Arab sejak Perang Dunia sampai sekarang. Dia juga mengecam Arab Saudi dan negara-negara Arab sekutunya yang justru semakin bersemangat mempromosikan normalisasi hubungan Arab dengan Israel.

“Dua negara Arab (Uni Emirat dan Bahrain) bahkan berpartisipasi dengan para Zionis di salah satu pertandingan,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa Dunia Arab dan Islam  bungkam dan seolah sudah berada di alam kubur menyaksikan pemindahan Kedubes AS ke Al-Quds. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*