Damaskus, LiputanIslam.com –  Sistem pertahanan udara Suriah telah menghancurkan “sasaran” di barat Ibu Kota Damaskus, Kamis malam (2/8/2018). Demikian dilaporkan kantor berita Suriah, SANA, tanpa  menyebutkan rudal itu berasal dari pihak mana dan berapa jumlahnya.

“Pertahanan udara kami telah mencegat sasaran agresor dan menghancurkannya di barat Damaskus,” ungkap sumber militer yang dilansir SANA.

Kasus-kasus serupa relatif sering terjadi selama Suriah dilanda krisis pemberontakan dan terorisme sejak tahun 2011 , dan Suriah nyaris selalu menuding Israel sebagai pelakunya yang berniat menyasar posisi-posisi militer Suriah atau Hizbullah dengan serangan udara.

Di pihak lain, meski Israel hampir tak pernah berbicara mengenai serangan demikian, namun kerap mengingatkan penokannya terhadap keberadaan militer Iran di Suriah.

Pada 24 Juli lalu militer Israel menyatakan telah menembak jatuh jet tempur Sukhoi milik Suriah sembari menuding Damaskus telah melanggar zona udara Israel, namun Damaskus membantahnya dan memastikan jet tempur itu ditembak jatuh di zona udara Suriah.

Pada 22 Juli Suriah menuduh Israel telah menyerang salah satu posisi militer di kawasan Mashyaf di bagian tengah Suriah.

Suriah dan Israel secara resmi berada dalam situasi perang satu sama lain meskipun di Golan telah ditetapkan zona de-militerisasi sejak beberapa dekade silam. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*