gaza 3GazaCity, LiputanIslam.com – Sebuah bom atau bahan peledak sisa Perang Gaza pada musim panas 2014 meledak dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka, Kamis (25/2). Demikian dilaporkan Sky News berdasarkan laporan media Palestina.

Ledakan itu terjadi di sebuah rumah di kamp pengungsi Jabalia di bagian utara Jalur Gaza, dan dipastikan berasal dari sebuah benda mencurigakan yang merupakan sisa senjata dalam peristiwa serangan besar pasukan Zionis Israel terhadap Jalur Gaza.

Serangan militer Israel pada tahun 2014 itu menggugurkan lebih dari 1000 orang Palestina dan melukai ribuan lain serta menghancurkan ribuan rumah.

Laporan lain dari Jalur Gaza menyebutkan bahwa pasukan Israel belum lama ini menembaki para nelayan Palestina di perairan dekat pelabuhan Khan Yunis, Jalur Gaza.

Kepala Asosiasi Nelayan Palestina Amjad al-Sharafi kepada kantor berita Palestina, Maan, mengatakan bahwa perahu pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah para nelayan di lokasi yang berjarak 5 mil dari pelabuhan Khan Yunis, namun tidak sampai menjatuhkan korban.

“Para nelayan Palestina segera menepi setelah mendapat tembakan karena kuatir terhadap keamanan jiwa mereka,” ungkapnya.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata tahun 2014 usai Perang Gaza antara Israel dan faksi-faksi pejuang Palestina, nelayan Palestina diperbolehkan beraktivitas menangkap ikan di lokasi sejauh 6 mil dari bibir pantai. Namun demikian, meski masih berada dalam batas itu, nelayan Palestina tetap sering mendapat serangan, dan ada perahu-perahu nelayan yang disita oleh pasukan Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL