pasukan isisBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terus menderita kekalahan telak di berbagai kawasan di bagian utara Irak. Dalam beberapa hari menjelang akhir pekan lalu, puluhan desa di kawasan Zamar bebas dari tangan ISIS, disusul kemudian dengan bebasnya kota Sinjar dan dataran tinggi yang ada di sekitarnya pada Sabtu (20/12). Selanjutnya, pasukan terjun payung Irak mendarat di bandara kota Tel Afar, Ahad kemarin (21/12).

Sejauh ini pasukan Irak dan pasukan Kurdistan Irak Peshmerga telah membebaskan dua kota strategis, yaitu Sinjar berjarak sekitar 100 kilometer dari Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, dan Tel Afar yang berjarak 60 kilometer dari Mosul. Selain itu, kawasan pintu perbatasan Rabi’ah di bagian barat provinsi Ninawa juga bebas dari kendali ISIS. Dengan demikian, hubungan ISIS di wilayah Suriah praktis terputus dengan ISIS di berbagai kawasan di utara provinsi Ninawa.

Menurut laporan IRNA, para pengamat menyatakan bahwa dengan bebasnya berbagai kawasan perbatasan hingga pintu perbatasan Rabi’ah yang merupakan jalur strategis bagi ISIS merupakan perkembangan yang sangat signifan karena hubungan ISIS di bagian utara Irak terputus dengan dua provinsi Hassakah dan Raqqah, Suriah.

Semua perkembangan ini terjadi bersamaan dengan gerak maju tentara dan relawan Irak di bagian selatan wilayah utara Irak sehingga memperparah mimpi buruk ISIS dan membuka hitungan mundur menuju tamatnya riwayat ISIS di Irak

Tentara dan relawan Irak Minggu kemarin memulai operasi masif anti ISIS di bagian selatan provinsi Salahuddin. Minggu pagi mereka memasuki kota Tathrib, 80 kilometer utara Baghdad, yang merupakan basis ISIS selama ini dalam melancarkan serangan intensif ke kota-kota Samarra, Balad dan Dujail. Karena itu, pembebasan Yathrib selain membuyarkan kekuatan manuver serangan ISIS ke kota-kota tersebut juga mempercepat gerak maju pasukan pemerintah menuju Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin.

Di Tikrit sendiri, pasukan ISIS hampir sepenuhnya terkepung. Dari arah utara, selatan dan timur mereka dihadang tentara dan relawan, sedangkan dari pangkalan udara Spiecher di sisi utara Tikrit dan Aujah di sisi selatan mereka berhadapan dengan tentara.
Dibagian barat Irak, pasukan keamanan negara ini bersama kelompok-kelompok pasukan adat Minggu kemarin membebaskan kawasan al-Wifa’, 35 kilometer barat kota Ramadi, provinsi Anbar.

“Kawasan al-Wifa’ di barat kota Ramadi sudah bebas dari tangan para takfiri ISIS dan kini sudah dikendalikan oleh pasukan Irak,” kata Ketua Dewan Provinsi Anbar, Sabah al-Karhut.

Perdana Menteri Irak Heider Abadi yang sedang berkunjung ke Kuwait mengatakan negara sedang menyongsong pembebasan semua wilayah dari keberadaan ISIS. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Kuwait, KUNA, Abadi menegaskan bahwa Irak mengalami kemajuan pesat dalam perang melawan ISIS sehingga kelompok militan paling brutal dan bengis ini angkat kaki dari banyak kawasan yang sebelumnya mereka kuasai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL