Presiden Suriah Bashar al-Assad bersama Mendiang Raja Abdullah bin Abdulaziz pada tahun 2005.

Beirut, LiputanIslam.com –   Beredar kabar simpang siur mengenai rencana Arab Saudi untuk segera membuka kembali kedutaan besarnya untuk Suriah di Damaskus.

Sebuah sumber resmi di Kementerian Luar Negeri Saudi, Senin (14/1/2019), membantah laporan bahwa  Menteri Luar Negeri Saudi Ibrahim bin Abdulaziz Al-Assaf telah membuat pernyataan mengenai pembukaan kedutaan negara kerajaan ini di Damaskus.

Menurut kabar sebelumnya, al-Assaf menyatakan bahwa peresmian pembukaan kembali Kedutaan Besar Saudi di Damaskus akan diselenggarakan pada hari Kamis mendatang (17/1/2019). Media online Sabq milik Saudi bahkan menyebut peresmian itu akan diselenggarakan pada hari itu pukul 13.30 waktu setempat.

Seorang pejabat Saudi menyatakan negaranya berniat membuka kembali kedutaan besarnya untuk  Suriah, namun belum diangkat siapa yang menjabat sebagai duta besarnya.

Dia juga menyebutkan bahwa pernyataan resmi Saudi tentang ini akan dikeluarkan pada hari Rabu, yaitu sehari sebelum peresmiannya yang akan diselenggarakan pada pukul 16.00 waktu Saudi.

Pemerintah Suriah sendiri menyatakan menyambut baik segala langkah negara-negara Arab menuju pembukaan kembali kedutaan besar masing-masing di Damaskus setelah sekian tahun ditutup menyusul krisis pemberontakan dan terorisme di Suriah

Uni Emirat Arab dan Bahrain sudah mengumumkan kembalinya duta besar masing-masing ke Damaskus.

Sebelum itu, Presiden Sudan Omar al-Bashir melakukan kunjungan mendadak ke Damaskus, menemui Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan mengadakan pembicaraan dengannya mengenai perkembangan situasi di Suriah dan kawasan Timteng. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*